RADAR JEMBER - Jelang laga sengit AS Roma melawan Inter Milan (19/10), kabar terbaru datang dari dua pemain penting Inter Milan.
Kabar terbaru datang dari Appiano Gentile, di mana Sky Sport memberikan pembaruan mengenai kondisi skuad Inter menjelang laga penting kontra AS Roma di Stadion Olimpico.
Menurut laporan Andrea Paventi, Lautaro Martínez tidak akan menunda kepulangannya dari tugas internasional bersama Argentina.
Baca Juga: Statistik Mengejutkan AS Roma Ini Bikin Prediksi Scudetto Bisa Saja Terjadi
Kapten Nerazzurri itu dijadwalkan tiba di Milan pada Rabu malam, usai laga uji coba tim nasional yang sempat diundur dari Senin ke Selasa. Dengan begitu, El Toro masih punya waktu untuk mengikuti dua sesi latihan penuh sebelum pertandingan Sabtu nanti.
Berbeda dengan Lautaro, kondisi Marcus Thuram menjadi perhatian utama staf pelatih. Penyerang asal Prancis itu belum berlatih penuh, dan hingga kini masih menjalani terapi pemulihan di pusat latihan Inter.
“Kecil kemungkinan Thuram tampil melawan Roma,” ungkap Paventi di Sky Sport. “Namun tim medis belum menutup kemungkinan 100%. Semua tergantung evaluasi pekan depan.”
Sementara itu, pelatih Cristian Chivu memberikan waktu istirahat bagi beberapa pemain yang tidak dipanggil ke tim nasional.
Para pemain yang tetap di Pinetina melanjutkan latihan rutin dalam kelompok kecil untuk menjaga kebugaran.
Jika Thuram belum siap, peluang besar terbuka bagi Eliesse Ben Seghir Bonny untuk mendampingi Lautaro di lini depan. Penyerang muda itu sedang dalam performa positif usai mencetak satu gol dan tiga assist melawan Cremonese, serta diuntungkan karena tidak menjalani jadwal internasional.
Baca Juga: Kini Kapten Sejati AS Roma Bukan Lagi Totti atau De Rossi? Tapi Gelandang Ini
“Bonny punya karakteristik mirip Thuram — cepat, kuat, dan bisa membuka ruang,” tambah Paventi. “Ia juga punya ritme latihan terbaik karena tak meninggalkan Appiano.”
Dengan situasi ini, Inter diprediksi akan kembali mengandalkan kombinasi Lautaro–Bonny di laga Roma–Inter, sembari terus memantau perkembangan Thuram hingga detik terakhir.
Editor : M. Ainul Budi