Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pindah dari Inter Milan ke Lazio, Frattesi Rela Potong Gaji

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯
Davide Frattesi
Davide Frattesi

Advertisement

 

RADAR JEMBER - Davide Frattesi ternyata melakukan pengorbanan finansial demi mewujudkan kepindahannya ke Lazio.

Menurut laporan Corriere dello Sport dan Tuttomercatoweb.com, gelandang asal Italia itu menerima pemotongan gaji sekitar 1 juta euro dibandingkan penghasilannya di Inter Milan.

Advertisement

Bersama Lazio, Frattesi disebut menerima 2,4 juta euro per musim ditambah bonus yang berkaitan dengan pencapaian di Liga Champions dan Liga Europa.

Menariknya, bonus tersebut sebelumnya dianggap sebagai target yang sulit dicapai, tetapi situasi berubah setelah Frattesi menjadi bagian dari skuad Lazio. Kesepakatan transfernya juga memiliki konsekuensi terhadap masa depan kontrak sang pemain.

Advertisement

Frattesi sebelumnya terikat dengan Inter hingga 2028, sedangkan apabila Lazio mempermanenkannya, masa kontraknya akan berlanjut hingga 2031. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kepindahan ke Roma bukan sekadar persoalan angka bagi pemain berusia 27 tahun itu.

Frattesi sendiri mengakui bahwa pengalaman terakhirnya di Milan membuat pandangannya terhadap uang berubah.

Dalam konferensi pers perkenalannya sebagai pemain Lazio, ia mengatakan bahwa dirinya menyadari uang bukanlah hal terpenting dalam kehidupan.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya rela menukar seluruh uang yang ada di rekeningnya demi bisa kembali bertemu neneknya selama lima menit. Kini, bersama Lazio, Frattesi memilih mengejar kebahagiaan dan peran yang lebih sentral di lapangan setelah periode sulit yang ia alami di Inter. 

Advertisement

Artikel Terkait

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan evaluasi atas kekalahan Nerazzurri dari AC Milan dalam Derby della Madonnina. Dalam wawancara bersama CBS, Chivu mengakui bahwa perubahan sistem permainan yang dilakukannya

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Kekalahan dari AC Milan bukan sekadar meninggalkan luka di papan skor. Bagi Paolo Di Canio, hasil tersebut memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih mengkhawatirkan: Inter seolah kehilangan keberanian ketika berhadapan deng

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Kontrak Beppe Marotta bersama Inter Milan akan berakhir pada penghujung musim 2026/2027. Kontrak tersebut diperpanjang pada 2023, ketika Nerazzurri masih berada di bawah kepemilikan Suning Group. Namun, sejak mengambil a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer