
RADAR JEMBER - Kehadiran format baru dengan 48 peserta pada Piala Dunia FIFA 2026 mulai menunjukkan dampak nyata.
Salah satu kisah paling menarik datang dari Cape Verde, negara kepulauan kecil di Afrika Barat yang berhasil mencuri perhatian dunia lewat penampilan impresifnya hingga babak gugur.
Performa mereka dinilai menjadi bukti bahwa perluasan jumlah peserta tidak hanya menambah kuantitas pertandingan, tetapi juga membuka ruang bagi negara-negara nonunggulan untuk bersaing di level tertinggi.
Cape Verde yang menempati peringkat jauh di bawah negara-negara elite sepak bola dunia mampu tampil kompetitif sepanjang fase grup.
Tim berjuluk Blue Sharks itu berhasil lolos ke babak 32 besar setelah menjadi runner-up Grup H di bawah Spanyol, mengungguli Uruguay dan Arab Saudi.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia edisi 2026.
Kejutan Cape Verde berlanjut saat menghadapi Argentina pada babak 32 besar.
Meski akhirnya kalah tipis 2-3, mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada juara bertahan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Penampilan itu menuai pujian karena menunjukkan bahwa kesenjangan kualitas antara negara besar dan negara berkembang dalam sepak bola mulai menyempit.



