Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Boikot Piala Dunia: Iran Menjadi yang Terbaru dalam Daftar Panjang

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯

Sumber foto: Instagram/@FIFA
Sumber foto: Instagram/@FIFA


Advertisement

RADAR JEMBER - Keputusan Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 akibat eskalasi konflik dengan Amerika Serikat menambah daftar panjang negara-negara yang pernah memboikot ajang sepak bola tertinggi di dunia ini.

Alasan politik dan ketidakadilan sering kali menjadi pemicu utama di balik sikap tegas negara-negara tersebut.

Berikut adalah daftar negara yang pernah melakukan boikot sepanjang sejarah Piala Dunia:

Advertisement

1. Uruguay (Piala Dunia 1934)

Sebagai juara bertahan di edisi pertama (1930), Uruguay justru menolak tampil di Italia tahun 1934. Keputusan ini diambil sebagai aksi balasan karena banyak negara Eropa yang sebelumnya enggan menyeberangi samudera untuk berpartisipasi saat Uruguay menjadi tuan rumah.

2. Negara-Negara Britania Raya (Piala Dunia 1934)

Advertisement

Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia sempat keluar dari keanggotaan FIFA. Mereka memilih tidak ikut serta dalam Piala Dunia karena merasa kompetisi di wilayah mereka sendiri jauh lebih bergengsi dibandingkan turnamen internasional tersebut.

3. Argentina (Piala Dunia 1938)

Tim Tango melakukan aksi boikot di Piala Dunia 1938 Prancis. Hal ini dipicu oleh rasa kecewa karena FIFA dianggap melanggar kesepakatan mengenai giliran tuan rumah yang seharusnya kembali ke Amerika Selatan, namun justru tetap digelar di Eropa.

4. Negara-Negara Afrika (Piala Dunia 1966)

Seluruh wakil Benua Hitam kompak memboikot Piala Dunia 1966 di Inggris. Langkah ini diambil sebagai protes terhadap kebijakan FIFA yang dianggap tidak adil, di mana negara-negara Afrika tidak diberikan jatah tiket lolos langsung (harus melalui fase play-off yang rumit).

5. Uni Soviet (Piala Dunia 1974)

Uni Soviet menolak bertanding melawan Chile pada laga play-off antarbenua. Alasan mereka bersifat politis, yakni sebagai bentuk protes terhadap kudeta militer pimpinan Augusto Pinochet di Chile yang terjadi sesaat sebelum pertandingan.

6. Iran (Piala Dunia 2026)

Iran menjadi negara terbaru yang menyatakan tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Keputusan ini dipicu oleh situasi perang dengan Amerika Serikat (salah satu tuan rumah) dan Israel, yang mengakibatkan gugurnya pemimpin tertinggi mereka.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa dalam situasi konflik seperti ini, keikutsertaan dalam turnamen tidak memungkinkan bagi negaranya.

Aksi boikot dalam dunia sepak bola sering kali menunjukkan bahwa lapangan hijau tidak selamanya bisa terlepas dari dinamika politik dan kemanusiaan global.

Advertisement

Artikel Terkait

Eks Striker Inter Milan Mehdi Taremi Blak-blakan Soal Kondisi Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Eks Striker Inter Milan Mehdi Taremi Blak-blakan Soal Kondisi Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Ada yang membuat Mehdi Taremi bertanya-tanya menjelang laga perdana Iran di Piala Dunia 2026. Iran dijadwalkan membuka turnamen empat tahunan itu dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles Stadium, Amerika Serikat,

BREAKING NEWS! Bendera Iran Dilaporkan Dilarang Tampil di Piala Dunia 2026?

BREAKING NEWS! Bendera Iran Dilaporkan Dilarang Tampil di Piala Dunia 2026?

Bendera Iran dilaporkan tidak ditampilkan selama upacara pembukaan Piala Dunia 2026. Insiden ini langsung memicu perdebatan di media sosial, terutama mengingat berbagai kontroversi yang melibatkan Iran menjelang turname

Dunia Mengecam, Media Internasional Soroti Langkah PSSI Pasang Badan untuk Gianni Infantino

Dunia Mengecam, Media Internasional Soroti Langkah PSSI Pasang Badan untuk Gianni Infantino

Media internasional Reuters menyoroti langkah PSSI yang secara terbuka tetap mendukung Presiden FIFA Gianni Infantino di tengah gelombang penolakan global.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer