Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Tiga Kesalahan Besar Gerald Vanenburg Usai Gagal Bawa Timnas U23 ke Piala Asia

M. Ainul Budi • Rabu, 10 September 2025 | 21:36 WIB
Gerald Vanenburg
Gerald Vanenburg

radar jember - Kesalahan Gerald Vanenburg yang membuat Indonesia U23 kalah lawan Korea Selatan U23 dan gagal lolos Piala Asia U23 2026.

1. Kebobolan di Awal, Mental Drop

Vanenburg tetap setia dengan pola 4-4-2, menaruh Hokky Caraka dan Rafael Struick di depan. Struick diberi kebebasan untuk bergerak lebih cair, harapannya bisa membuka ruang.

Sayangnya, rencana itu langsung berantakan ketika Korea Selatan mencetak gol cepat di menit ke-6.

Baca Juga: HOT NEWS! Kabar datang Dari FIFA, Ada Perubahan Besar Kalender Matchday di Oktober?

Gol ini bukan sekadar membuat skor tertinggal, tapi juga menurunkan mental Garuda Muda. Strategi awal untuk buru-buru cari gol jadi kacau, pemain terlihat panik dan terburu-buru membangun serangan.

2. Keputusan Aneh di Lini Belakang

Keputusan paling kontroversial Vanenburg adalah menaruh Mikael Tata—bek kiri murni—sebagai bek kanan.

Tata jelas lebih kuat dengan kaki kiri, tapi dipaksa main di sisi yang bukan naturalnya.

Baca Juga: Peliknya Saga Drama Andre Onana di MU, Ini Dua Rangkuman Kabar Terbarunya, Onana Merasa jadi Kambing Hitam?

Akibatnya, dia terlihat kikuk, terutama saat harus menutup pergerakan lawan atau ketika membangun serangan dari bawah.

Bukan kebetulan, Vanenburg akhirnya menarik Tata di awal babak kedua karena perannya tidak berjalan sesuai rencana. Salah sejak awal.

3. Taktik Kurang Fleksibel

Setelah kebobolan, Vanenburg tidak banyak melakukan penyesuaian. Formasi tetap kaku, lini tengah kesulitan mengalirkan bola dengan cepat, dan dua striker di depan jarang mendapat suplai yang layak.

Baca Juga: Skuad Inter Milan Siapkan Kejutan Ini Jelang Laga Sengit Derbi Italia Lawan Juventus

Padahal, Korea Selatan setelah unggul lebih memilih bertahan dan menunggu, situasi yang sebenarnya bisa dimanfaatkan dengan pergantian skema lebih menyerang.

Hokky Caraka yang tampak sudah lelah masih dimainkan full 90 menit.

Baca Juga: FAKTA BESAR! Mees Hilgers, Bek Timnas Indonesia dengan Nilai Pasar Fantastis, Ini Transfermarketnya

Indonesia U23 tidak tampil buruk secara keseluruhan, tapi gol cepat merusak fokus, dan keputusan taktikal Vanenburg justru membuat tim tidak seimbang.

Ditambah minim improvisasi setelah tertinggal, hasil akhirnya jadi wajar: Garuda Muda gagal lolos Piala Asia U23 2026.

Editor : M. Ainul Budi
#Gerald Vanenburg #Hokky Caraka #gelora delta sidoarjo #timnas u23