Meningkat, Pasokan Gas LPG Ditambah

PASOKAN DITAMBAH: Pemakaian LPG 3 kilogram terus meningkat. Setiap harinya mencapai 66.700 tabung.

RADAR JEMBER.IDPenggunaan liquid petroleum gas (LPG) 3 kilogram di kalangan masyarakat terus meningkat. Bahkan, seusai Hari Raya Idul Adha lalu, permintaan semakin bertambah seiring banyak kegiatan, seperti pernikahan hingga persiapan pulangnya jamaah haji.

IKLAN

Untuk mengantisipasi permintaan yang tinggi ini, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) melakukan penambahan pasokan LPG di Kabupaten Jember. Total jumlahnya sebanyak 233.800 tabung pada bulan Agustus hingga awal September 2019. “Kebutuhan reguler LPG 3 kg di Jember yaitu sebesar 66.700 tabung per harinya,” kata Agung Kaharesa Wijaya, sales executive LPG Rayon VII, PT Pertamina (Persero) MOR V.

Masyarakat tak perlu khawatir kekurangan LPG 3 kilogram. Agung menyarankan agar  barang bersubsidi ini digunakan oleh rumah tangga miskin dan usaha mikro. Sedangkan di luar itu, menggunakan LPG nonsubsidi seperti Brigth Gas.

Selain itu, pemerintah telah mengeluarkan peraturan mengenai larangan PNS menggunakan LPG 3 kg. Dia berharap agar peraturan itu ditegakkan. “Apalagi, di Jember sudah ada surat edaran bupati tentang penggunaan LPG 3 kg bersubsidi tepat sasaran,” terangnya.

Larangan penggunaan LPG 3 kg itu juga dituangkan dalam Peraturan Menteri Ekonomi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) RI Nomor 21 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan dan Pendistribusian LPG 3 Kg. Peraturan itu menerangkan, LPG bersubsidi tersebut hanya diperuntukkan bagi kegiatan rumah tangga miskin dan UMKM.

Gubernur Jawa Timur juga mengeluarkan surat yang ditujukan ke seluruh kepala daerah dan kepala OPD. Isinya larangan bagi PNS menggunakan LPG 3 Kg. Untuk itu, pemerintah perlu mengawasi implementasi dari peraturan tersebut.  (*)

 

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Bagus Supriadi