Koran Masih Sangat Efektif

Bank Mandiri Syariah Kunjungi Jawa Pos Radar Jember

RADARJEMBER.ID – Menyampaikan pesan ke audience tidak gampang. Ini diakui Leo Agus Sandi, area manager Bank Mandiri Syariah Jember, kemarin. Dalam kunjungannya ke kantor Jawa Pos Radar Jember di Jl A. Yani 99, dia menilai, koran sebagai media mainstream masih cukup efektif untuk menyampaikan pesan. Lebih-lebih di zaman digital ini, yang banyak menyebar kabar hoaks. “Jika kita tidak saring, informasi yang kita terima bisa salah,’’ katanya.

IKLAN

Dia mengakui, sejauh ini sudah cukup banyak cara yang dipakai untuk mengomunikasikan pesan perusahaan kepada audience. Mulai dari sekadar mengikuti pameran, maupun komunikasi langsung kepada masyarakat. Namun, tak semuanya efektif. Sehingga, dia menyimpulkan harus ada kreativitas dan marketing mix agar pesan benar-benar efektif. “Dan media massa khususnya koran kami pandang masih sangat efektif. Sebab, dengan membaca orang bisa menerima informasi secara utuh dan benar,’’ kata pria asal Bogor ini.

Karena itulah, dia merasa perlu menjalin hubungan dan komunikasi intens dengan media massa. Jawa Pos Radar Jember sebagai media terbesar di Jember, Lumajang dan Bondowoso, dia nilai sangat strategis. Apalagi, setelah berdialog khusus dengan jajaran Jawa Pos Radar Jember kemarin, dia menilai banyak hal yang bisa disinergikan. Sebab, sebagai koran terbesar, ternyata Jawa Pos Radar Jember tak hanya fokus di pemberitaan, namun juga memiliki tim event yang kuat. Selain itu, sudah merambah dunia digital.

Dia yakin, dengan bersinergi, akan makin banyak manfaat yang didapat. Sebab, diakuinya, sejauh ini banyak masyarakat yang belum paham betul tentang Bank Mandiri Syariah. Lebih-lebih tentang produk dan layanan yang diberikan. Dia lantas mencontohkan adanya produk kredit jelang pensiun yang beda dengan produk-produk di bank lain. “Di tempat kami kredit jelang pensiun ini tenornya bisa sampai 15 tahun. Nah, banyak yang belum tahu itu. Tahunya kredit semacam itu pendek jangka waktunya,’’ kata pria yang hobi kuliner ini.

Juga soal pembayaran gaji karyawan (payroll). Mandiri Syariah, kata Sandi, juga sudah bisa melayani. “Jadi, bagi masyarakat yang menginginkan gajinya dilewatkan bank syariah, bisa lewat kami. Ini juga belum banyak yang tahu,’’ tegasnya.

Direktur Jawa Pos Radar Jember Choliq Baya menyebut, kondisi itu bisa jadi memang karena pola komunikasi  yang kurang tepat. Karena itu, pesan-pesan yang ingin disampaikan ke masyarakat tidak utuh bahkan tidak sampai. “Kami bisa membantunya. Bisa lewat pemberitaan, pariwara, maupun bersinergi lewat event,’’ kata magister ilmu komunikasi ini.

Dia mengakui, memang sejauh ini gempuran media sosial cukup besar. Namun, Jawa Pos Radar Jember nyatanya sangat mendapat tempat di masyarakat. “Readership kami masih cukup tinggi, sehingga efektif untuk menyampaikan pesan-pesan,’’ tambahnya.

Lebih-lebih, Jawa Pos Radar Jember selain ada dalam jaringan Jawa Pos grup, saat ini juga gencar melakukan ekspansi di digital. Tak hanya di beritanya, tapi juga diversifikasi produk komunikasinya. “Iklan-iklan digital bahkan ada videonya, kami juga punya. Semua bisa terintegrasi dengan media cetak, sehingga makin efektif,’’ katanya.

  

Reporter :

Fotografer : Tri Joko

Editor : MS Rasyid