Proyek Pelebaran Stasiun Jember Dimulai

PT KAI FOR RADAR JEMBER MAKIN REPRESENTATIF: Maket salah satu sisi pengembangan stasiun kereta api Jember.

RADARJEMBER.ID-Stasiun Jember bakal dipermak. Mulai tahun ini, pekerjaan memperluas dan mempercantik stasiun terbesar di wilayah Tapal Kuda itu dilakukan. Proyek pembangunan ini mulai kemarin sudah dieksekusi. Tepatnya di area depan Stasiun Jember, Jalan Wijaya Kusuma, Jember.

IKLAN

Area yang sebelumnya digunakan sebagai lahan parkir sepeda para pengguna kereta api ini mulai ditutup dengan papan berkeliling. Di sisi utara mulai terlihat pengerjaan proyek. Sebuah alat berat backhoe juga sudah terlihat meratakan bangunan yang dulunya adalah permukiman warga yang menyewa kepada PT KAI Jember.

Lukman Arif, Manajer Humas dan Hukum PT KAI Daop 9 Jember mengatakan, pengembangan Stasiun Jember ini mulai akan dikerjakan pembangunannya pekan depan. “Jadi, sekarang masih meratakan areal lahan,” jelasnya.

Pengembangan kali ini adalah tahap pertama. Yakni pembangunan jalan di sisi aliran sungai terlebih dahulu. “Jadi, nanti ada beberapa tahapan pembangunan yang akan dilakukan,” jelasnya. Untuk tahap pertama ini, diakuinya dikerjakan dengan menggunakan anggaran dari APBN pusat melalui kantor pusat PT KAI yang ada di Bandung. Dengan demikian, nantinya pembangunan pengembangan stasiun ini akan dilakukan secara menyeluruh.

Lukman menambahkan, nantinya jalan yang ada di depan Stasiun Jember saat ini akan digunakan untuk lahan parkir. “Jalan akan dipindahkan ke sisi timur, dekat dengan sungai itu. Jadi, luas stasiun sampai sungai kecil di timur jalan yang ada sekarang ini,” terangnya.

Dia menambahkan, pengembangan stasiun di Jember ini memang sangat diperlukan. Apalagi, Stasiun Jember termasuk sebagai salah satu stasiun besar di Indonesia. Saat ini, luasnya masih sangat kurang. “Dibandingkan dengan jumlah layanan penumpang yang setiap tahun terus bertambah, luas stasiun masih kurang,” jelas Lukman, kemarin.

Pengembangan ini perlu dilakukan agar Stasiun Jember bisa sama dengan stasiun besar lain di Indonesia yang juga sudah dikembangkan. “Pengembangan ini agar penumpang juga semakin nyaman memanfaatkan jasa angkutan kereta api,” tuturnya.

Pengembangan Stasiun Jember nanti juga akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung. “Seperti lahan parkir yang luas, tempat penjualan tiket yang memadai. Termasuk nantinya mungkin juga ada fasilitas kuliner dan sebagainya,” jelas Lukman.

Sementara itu, saat disinggung dengan adanya bangunan cagar budaya peninggalan Belanda di depan stasiun, Lukman menegaskan pihaknya tak main bongkar. “Ada beberapa bangunan yang masuk cagar budaya. Itu tidak akan kami bongkar, karena nilai historisnya yang tinggi,” tegasnya.

Bahkan, nantinya bangunan ini akan disulap untuk mempercantik stasiun dan menjadi salah satu objek yang menarik untuk dikunjungi masyarakat. “Bisa saja nanti untuk penjualan tiket, atau untuk tempat kuliner. Jadi, tidak akan kami bangun baru, tapi akan dipercantik,” tegasnya.

Reporter :Rangga Mahardika, Jumai
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah.

Reporter :

Fotografer :

Editor :