UMK Tunggu Persetujuan Gubernur

TUNGGU PUTUSAN: Pembahasan usulan UMK Jember, pekan lalu. Kini, UMK sudah disepakati dan telah memasuki tahap pengajuan pengesahan dari Gubernur Jawa Timur.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jember untuk 2021 memang telah ditetapkan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten (Depeka) Jember. Hal itu setelah Depeka melakukan rapat pleno di salah satu hotel di Kaliwates, pekan kemarin (11/11).

Rapat pleno bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, asosiasi pengusaha, serikat pekerja dan buruh itu, menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Salah satunya ditetapkannya UMK Jember untuk 2021 tetap seperti tahun sebelumnya, yakni Rp 2.355.662.

Pengurus Depeka Jember sekaligus pakar hukum ketenagakerjaan Aries Harianto mengatakan, hasil kesepakatan UMK Jember untuk 2021 memang diakuinya sudah final. Meski begitu, masih ada langkah selanjutnya yang akan dikawal oleh Depeka. “Sejak ditetapkan dalam sidang pleno kemarin, tahap selanjutnya adalah diajukan ke gubernur,” jelas Aries.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember saat mengikuti persidangan Depeka, kemarin, menunjukkan, ada sejumlah pengurus Depeka yang belum membubuhkan tanda tangan persetujuan. Kendati demikian, Aries dan segenap pengurus Depeka memastikan itu bisa menyusul dan akan segera dinaikkan.

Selain itu, Aries meyakini, pengajuan dipastikan tidak akan lama lagi. Sebab sebagaimana diketahui, UMK yang telah ditetapkan akan berlaku terhitung mulai awal 2021 mendatang. “Nunggu keputusannya gubernur nanti. Kami informasikan lebih lanjut,” tukas Aries saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Maulana
Fotografer: Maulana