Minta PKL Tidak Direlokasi

Sholikhul Huda/Radar Ijen PENGUKUHAN: Murti Jasmani, Ketua APKLI Bondowoso memberikan sambutan setelah dikukuhkan oleh Ketua DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun.

BONDOWOSO – Masalah pedagang kaki lima (PKL) sempat mencuat di Bondowoso. Yakni saat pemerintah hendak melakukan relokasi PKL Alun-alun depan Lapas Kelas II B Bondowoso. Saat itu PKL menolak. Karena bangunan baru di Pusat Kuliner Jembatan Ki Ronggo dianggap tidak representatif dan tanahnya sempat ada yang ambles.

IKLAN

Ketua DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun mengatakan,  APKLI adalah organisasi yang menaungi kepentingan PKL. Karenanya, harus berpihak kepada PKL. Beberapa waktu lalu, pihaknya didatangi koordinator PKL Alun-alun RBA Ki Ronggo dan para calon pengurus APKLI Bondowoso di Jember. “Saya meminta kepada DPRD dan kepada pemerintah jangan merelokasi PKL. Alangkah lebih baiknya tempatnya di poles dan dijadikan sebagai salah satu wisata kuliner di Bondowoso,” ujarnya.

Sholikhul Huda/Radar Ijen
Pedagang kaki lima di area alun-alun Bondowoso.

Pihaknya bersyukur jika kepengurusan DPC APKLI Bondowoso sudah solid. Sembari melakukan pengukuhan kepada pengurus DPC APKLI Bondowoso, Ali Mahsun berharap kepengurusan APKLI di Bondowoso benar-benar di rasakan manfaatnya oleh PKL. “Saya sangat berharap APKLI melindungi dan membangkitkan pemberdayaan PKL, agar mereka bisa berkembang dari perekonomian daerah dan nasional,” tegasnya.

Selain itu, APKLI Bondowoso sesuai arti namanya. Bondo bisa diartikan sungai atau kemampuan, dan Woso itu bisa diartikan kekuasaan. Oleh karenanya, pihaknya memiliki harapan APKLI Bondowoso bisa memiliki kekuasaan untuk mengomunikasikan seluruh pemangku kepentingan publik di Bondowoso.

Perlu diketahui, Ketua APKLI Bondowoso yang baru dikukuhkan adalah Murti Jasmani. Dia adalah figur yang selama ini aktif pada berbagai kegiatan sosial. Dan niatannya di APKLI adalah memberi manfaat kepada sosial. “Karena panggilan sosial, maka saya bergerak,” ujar Murti Jasmani.

Murti yang juga anggota KAHMI Bondowoso mengaku banyak yang harus dikerjakannya. Seperti melakukan pendataan PKL di seluruh Bondowoso, melakukan koordinasi dengan DPRD Bondowoso dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Harapannya bisa menjadi wadah keluh-kesah PKL di Bondowoso.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, hadir dalam pengukuhan itu Ketua Komisi II DPRD Ady Kriesna, Anggota Komisi 1 DPRD M Sinol, perwakilan Bank Jatim Bondowoso, Ketua Paguyuban PKL Buang Wiyono, dan beberapa perwakilan PKL. Pelantikan di Aula Disparpora itu juga dihadiri Ketua DPD APKLI Jawa Timur Ali Mulyono. (hud/c2/aro)

Reporter :

Fotografer :

Editor :