Wisatawan Diajak Keliling Jember Gratis, Bayarnya Cukup dengan Unggah di Medsos

Rangga Mahardika/Radar Jember BARU PERTAMA: Para wisatawan mencicipi kakao dan melihat proses pembuatan coklat saat mengikuti Jember Free City Tour di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

RADARJEMBER.ID- Para pelaku wisata memanfaatkan banyaknya wisatawan yang datang ke Jember saat gelaran Jember Fashion Carnival (JFC). Mereka menggelar Free Jember City Tour (FJCT). Yakni mengajak turis keliling ke sejumlah destinasi wisata di Jember dengan gratis. Para wisatawan ini hanya mendapatkan tugas mudah, yakni mengunggah foto jalan-jalan mereka ke media sosialnya masing-masing, dengan menambahkan tagar #jembermakinrame.

IKLAN

Seperti kemarin, sejumlah wisatawan ini diajak berkeliling secara gratis. Mereka diajak untuk berkeliling di sejumlah destinasi wisata di Jember di sela-sela padatnya jadwal JFC. Ini diklaim merupakan kegiatan city tour pertama di Jember.

Pertama menuju ke pusat perbelanjaan muslim terlengkap di Jember, Rien Collection, untuk berbelanja. Lalu dilanjutkan belajar berbagai hal tentang alam, hidroponik, dan beternak kelinci di Taman Botani Sukorambi.  Tak hanya itu, mereka juga dikenalkan dengan spot baru di Taman Botani Sukorambi, yakni Cafe Tebing yang berada di pinggir tebing dengan pemandangan khas persawahan yang hijau.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dengan melihat proses pembuatan kopi dan coklat di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao sekaligus untuk berbelanja oleh-oleh. Kegiatan FJCT ini berakhir dengan makan siang di Warung Kembang.

Elistiyani, salah seorang anggota DWJ mengatakan, kegiatan itu murni digagas pelaku wisata di Jember. Ada komunitas DWJ (Destinasi Wisata Jember), IPJ (Insan Pariwisata Jember) dan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Jember. Karena mereka prihatin wisatawan hanya datang ke JFC tanpa mengenal berbagai tempat lainnya di Jember.

Menurut Elis, kegiatan ini sengaja dilakukan oleh pihaknya untuk mengenalkan potensi wisata di Jember. “Bahwa Jember bukan hanya JFC, tapi banyak potensi wisata lainnya yang menarik. Total ada 83 destinasi wisata di Kabupaten Jember,” tutur pemilik Warung Kembang Ajung ini.

Diharapkan para wisatawan ini bisa kembali ke Jember meskipun tidak ada gelaran JFC. Untuk peserta sendiri adalah para tamu hotel yang datang ke Jember untuk melihat JFC. “Melalui PHRI kami menawari tamu-tamu ini Free Jember City Tour. Benar-benar gratis,” jelasnya menambahkan.

Mereka hanya mendapatkan tugas untuk berfoto di lokasi yang dikunjungi. “Kemudian mengunggah kunjungan ke tempat wisata ini dengan tagar #jembermakinrame,” terangnya. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari, yakni 8-10 Agustus 2018, dengan berbagai destinasi wisata lainnya yang akan dikunjungi oleh pihaknya.

Dengan kegiatan swadaya ini, pihaknya yakin akan membuat dunia pariwisata di Jember semakin maju dan menggeliat. Serta diharapkan bisa semakin membuat masyarakat Jember merasakan dampak peningkatan pariwisata di Jember. “Diharapkan juga semakin membuat Jember makin rame, seperti moto kegiatan ini,” terang Elis.

Sementara itu, Teguh Suprayitno, ketua Peguyuban Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh pihak swasta ini. Karena memang selama ini tamu yang datang ke Jember hanya untuk melihat JFC. “Padahal, di Jember banyak sekali lokasi wisata yang tidak kalah dengan tempat lainnya,” jelasnya.

Pihaknya pun berharap untuk kegiatan ini bukan hanya dilakukan saat kegiatan JFC saja. “Tapi kami harap bisa dilakukan lagi ke depan, kalau perlu tiap bulan,” jelasnya. Dengan demikian, imbuh Teguh, tamu yang datang ke Jember bukan hanya saat JFC saja, tetapi juga datang di lain waktu untuk melihat dan mengeksplorasi berbagai wisata yang ada di Jember.

“Jadi, mereka bisa kembali ke Jember tanpa harus menunggu gelaran JFC,” terangnya. Dengan demikian, tentu akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jember.

Reporter & Fotografer: Rangga Mahardika
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :