Seleksi Karyawan Transmart Mulai Senin Lusa, Pencaker Asal Jember Diutamakan

DR FAIDA MMR, BUPATI JEMBER

RADARJEMBER.ID- Pemerintah Kabupaten Jember terus menciptakan peluang kerja bagi para pencari kerja (pencaker) yang berada di kabupaten setempat. Untuk itu, setiap ada momen lowongan pekerjaan, pemerintah daerah selalu memprioritaskan pencaker yang beridentitas Jember. Seperti lowongan yang dibuka oleh Transmart yang mulai digelar Senin (6/8), awal pekan depan.

“Karena investasi itu tidak hanya sekadar bisnis untuk mencari keuntungan semata, tetapi juga harus bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya.”

dr Faida MMR, Bupati Jember

IKLAN

Perusahaan retail besar di Indonesia yang merupakan pemilik jaringan supermarket Carrefour serta Carrefour Express ini membuka ratusan peluang kerja, yang terbagi menjadi empat kategori. Yakni, trans retail development program, associate store operations, management store operation, dan tenaga pengamanan atau sekuriti.

Recruitment Operation Manager Trans Retail Bonny Adhi Pradana mengatakan, seleksi calon pegawai itu akan dilaksanakan di Pendapa Wahyawibawagraha Pemkab Jember, awal pekan depan. Pihaknya memilih pendapa sebagai lokasi karena sesuai dengan permintaan Bupati Jember Faida yang menjadikan gedung tersebut sebagai rumah rakyat. “Sedangkan kebutuhan pegawainya sekitar 400-500 karyawan,” katanya, saat dihubungi kemarin.

Bonny menuturkan, dalam proses rekrutmen tersebut, putra asli Jember yang belum bekerja menjadi prioritas, meski juga tak menutup peluang bagi masyarakat di luar Jember. Selain itu, ada empat kriteria lainnya yang bakal diutamakan dalam seleksi calon pegawai toko tersebut.

Di antaranya, kelompok difabel tunarungu, hafiz Alquran minimal lima juz, serta yatim, dan perempuan. “Tapi tetap tidak keluar dari koridor yang ada. Persyaratan serta prosedur yang telah ditetapkan oleh Transmart tetap harus diikuti,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Trans Retail Indonesia punya program difabel, memiliki kemampuan yang berbeda, salah satu keunggulan sebagai perusahaan retail untuk mengikutsertakan orang-orang difabel, salah satunya adalah tunarungu.

Menurutnya, mereka nantinya bakal tetap disaring saat proses seleksi yang dilakukan. Jika dinyatakan lolos, mereka akan ditempatkan untuk membantu para staf yang ada di perusahaan di bawah bendera Trans Retail. “Karena kami meminta lulusan terbaik, dan orang-orang terbaik yang bekerja pada perusahaan kami,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Faida menegaskan, perusahaan yang berinvestasi di Jember agar tetap menaati peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, salah satunya yaitu merekrut karyawan yang berasal dari Jember sendiri.

Hal ini, ditekankan Faida, agar semua perusahaan atau investasi yang ada di Jember benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setempat. “Karena investasi itu tidak hanya sekadar bisnis untuk mencari keuntungan semata, tetapi juga harus bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya,” katanya.

Terkait lamaran calon pegawai yang dikumpulkan di pendapa, Faida menyatakan, hal itu karena pendapa bukan hanya rumah dinas bupati. Melainkan juga rumah rakyat. Sehingga, pembangunan di Jember harus dinikmati oleh warga jember, bukan luar daerah. “Ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi pekerja lokal Jember,” tandasnya.

Reporter : Rully Efendi, Mahrus Sholih
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah.
Fotografer: Dwi Siswanto

Reporter :

Fotografer :

Editor :