Sukses Operasi Ketupat PDAM Lanjut Operasi Tera Meter

PDAM FOR RADAR JEMBER

JEMBER KOTA – Operasi Ketupat yang dilaksanakan PDAM pada masa Ramadan 1439 H lalu berjalan sempurna. PDAM berhasil merangkul 1.016 dari 1.022 pelanggan untuk melunasi tunggakannya. Hanya 6 pelanggan saja yang terpaksa diputus salurannya karena yang bersangkutan memang sudah pindah.

IKLAN

Sukses Operasi Ketupat akan ditindaklanjuti PDAM dengan menggelar Operasi Tera Meter. PDAM menargetkan 1.134 pelanggan mulai 9 Juli sampai akhir Oktober 2018. “Operasi Ketupat berhasil 100 persen. Semua pelanggan bersedia melunasi tungakannya,” kata Direktur Utama PDAM Jember Ady Setiawan. Operasi Tera Meter tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 70/M-DAG/PER/10/2014 tentang Tera dan Teraulang Alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya.

Pria asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah itu menambahkan bahwa Operasi Tera Meter tujuannya untuk mengganti water meter para pelanggan yang sudah waktunya diganti. “Intinya mewajibkan pelanggar menukar water meter yang mati, rusak, cacat fisik, dan sudah lima tahun lebih,” ungkap Ady.

PDAM Jember sudah memiliki catatan sasaran pergantian water meter saluran PDAM tersebut. “Data sudah ada, sasarannya 1.134 pelanggan PDAM,” ungkapnya. Tetapi, tidak menutup kemungkinan ada tambahan. Bagi pelanggan yang water maternya rusak bisa melapor ke PDAM.

Operasi Teramater tersebut, sambungnya, pelanggan tidak dipungut biaya sama sekali. “Ini gratis, pelanggan tidak lagi dipungut biaya apa pun. Bahkan, petugas PDAM yang akan melakukan pergantian water meter dipastikan berseragam dan berbekal surat tugas dari PDAM Jember,” ungkapnya.

Dalam Operasi Tera Meter tersebut, petugas PDAM akan membuat water meter standar. “Kalau ditemukan ada modifikasi pada water meter pelanggan, maka petugas PDAM akan mengembalikan standar lagi,” ujarnya. PDAM akan mengirimkan surat pemberitahuan lebih dahulu kepada pelanggan yang akan menjadi sasaran Operasi Tera Meter.

Ady berharap Operasi Tera Meter sukses seperti Operasi Ketupat. “Harapan kami pelanggan makin tertib dan menjadi konsumen yang cerdas yang bisa mengukur sendiri konsumsi air yang dipakainya,” ujarnya. (kl/mgc/aro)

Reporter :

Fotografer :

Editor :