alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Petugas Membongkar Papan Reklame Jatim Park dan Banner Puan Maharani

Mobile_AP_Rectangle 1

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Reklame Jatim Park Malang di pertigaan Pos KTL II Citrodiwangsan, Lumajang, akhirnya diturunkan. Tidak hanya diturunkan, rangka reklame yang terbuat dari besi tersebut terpaksa dipotong, kemarin malam. Pasalnya, papan reklame itu tidak berizin dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, papan tersebut mangkrak selama setahun lebih. Padahal, Pemkab Lumajang melalui satuan polisi pamong praja (satpol PP) sudah memperingatkan penurunan reklame berkali-kali. Namun, hal itu tidak digubris. Alhasil, reklame dengan diameter tiang 30 sentimeter tersebut terpaksa dipotong.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Lumajang Didik Budi Santoso mengungkapkan bahwa reklame itu tidak terbukti memiliki izin pasang. Artinya, reklame itu melanggar sejumlah Peraturan Daerah Lumajang. Lebih lanjut, penempatan reklame itu juga bisa membahayakan pengendara yang melintas.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi, kami potong reklame dekat Jembatan Geladak Abang dengan panjang dan lebar sekitar 2×3 meter. Pemotongan dilakukan pukul 9 malam hingga pukul 3 dini hari untuk mengantisipasi agar reklame tidak menimpa kendaraan yang melintas. Dan kami mendatangkan tukang las untuk memotongnya,” ungkapnya.

- Advertisement -

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Reklame Jatim Park Malang di pertigaan Pos KTL II Citrodiwangsan, Lumajang, akhirnya diturunkan. Tidak hanya diturunkan, rangka reklame yang terbuat dari besi tersebut terpaksa dipotong, kemarin malam. Pasalnya, papan reklame itu tidak berizin dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, papan tersebut mangkrak selama setahun lebih. Padahal, Pemkab Lumajang melalui satuan polisi pamong praja (satpol PP) sudah memperingatkan penurunan reklame berkali-kali. Namun, hal itu tidak digubris. Alhasil, reklame dengan diameter tiang 30 sentimeter tersebut terpaksa dipotong.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Lumajang Didik Budi Santoso mengungkapkan bahwa reklame itu tidak terbukti memiliki izin pasang. Artinya, reklame itu melanggar sejumlah Peraturan Daerah Lumajang. Lebih lanjut, penempatan reklame itu juga bisa membahayakan pengendara yang melintas.

“Jadi, kami potong reklame dekat Jembatan Geladak Abang dengan panjang dan lebar sekitar 2×3 meter. Pemotongan dilakukan pukul 9 malam hingga pukul 3 dini hari untuk mengantisipasi agar reklame tidak menimpa kendaraan yang melintas. Dan kami mendatangkan tukang las untuk memotongnya,” ungkapnya.

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Reklame Jatim Park Malang di pertigaan Pos KTL II Citrodiwangsan, Lumajang, akhirnya diturunkan. Tidak hanya diturunkan, rangka reklame yang terbuat dari besi tersebut terpaksa dipotong, kemarin malam. Pasalnya, papan reklame itu tidak berizin dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, papan tersebut mangkrak selama setahun lebih. Padahal, Pemkab Lumajang melalui satuan polisi pamong praja (satpol PP) sudah memperingatkan penurunan reklame berkali-kali. Namun, hal itu tidak digubris. Alhasil, reklame dengan diameter tiang 30 sentimeter tersebut terpaksa dipotong.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Lumajang Didik Budi Santoso mengungkapkan bahwa reklame itu tidak terbukti memiliki izin pasang. Artinya, reklame itu melanggar sejumlah Peraturan Daerah Lumajang. Lebih lanjut, penempatan reklame itu juga bisa membahayakan pengendara yang melintas.

“Jadi, kami potong reklame dekat Jembatan Geladak Abang dengan panjang dan lebar sekitar 2×3 meter. Pemotongan dilakukan pukul 9 malam hingga pukul 3 dini hari untuk mengantisipasi agar reklame tidak menimpa kendaraan yang melintas. Dan kami mendatangkan tukang las untuk memotongnya,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/