alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Hanya Kembalikan Rp 150 Juta

Empat Orang Sudah Dipanggil Kejaksaan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Dugaan kerugian salah satu perusahaan milik daerah yang hampir mencapai Rp 1 miliar tengah diperinci. Inspektorat Lumajang masih melakukan penghitungan angka pasti kerugian PD Semeru. Sehingga sampai saat ini belum menyetorkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) ke Kejaksaan Lumajang.

Kemarin, Inspektur Mohamad Sunardi bersama Aditya, salah satu tim audit Inspektorat Lumajang, terlihat mendatangi kantor kejaksaan. Pertemuan tersebut membahas beberapa hal. Termasuk komitmen bakal menyetorkan LHP secepat mungkin. Diakui, sejak Oktober lalu kedua instansi ini bekerja sama untuk mengusut kerugian tersebut.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lumajang Lilik Dwi Prasetyo mengatakan, sejak November kemarin, pihaknya telah memanggil beberapa orang yang terlibat. Tujuannya adalah untuk dimintai keterangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setidaknya, ada empat orang yang sudah dipanggil. Pertama, direktur lama. Kedua, direktur pengganti sementara, pengawas PD Semeru, dan pemilik penggilingan beras. “Perkaranya bukan dilimpahkan ke kejaksaan, tetapi kami bekerja sama dengan inspektorat. Kami pun belum melakukan lidik dan seterusnya. Karena total kerugian masih belum pasti. Kami belum menerima LHP. Katanya mereka mau menyerahkan Januari tahun depan angka pastinya,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Dugaan kerugian salah satu perusahaan milik daerah yang hampir mencapai Rp 1 miliar tengah diperinci. Inspektorat Lumajang masih melakukan penghitungan angka pasti kerugian PD Semeru. Sehingga sampai saat ini belum menyetorkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) ke Kejaksaan Lumajang.

Kemarin, Inspektur Mohamad Sunardi bersama Aditya, salah satu tim audit Inspektorat Lumajang, terlihat mendatangi kantor kejaksaan. Pertemuan tersebut membahas beberapa hal. Termasuk komitmen bakal menyetorkan LHP secepat mungkin. Diakui, sejak Oktober lalu kedua instansi ini bekerja sama untuk mengusut kerugian tersebut.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lumajang Lilik Dwi Prasetyo mengatakan, sejak November kemarin, pihaknya telah memanggil beberapa orang yang terlibat. Tujuannya adalah untuk dimintai keterangan.

Setidaknya, ada empat orang yang sudah dipanggil. Pertama, direktur lama. Kedua, direktur pengganti sementara, pengawas PD Semeru, dan pemilik penggilingan beras. “Perkaranya bukan dilimpahkan ke kejaksaan, tetapi kami bekerja sama dengan inspektorat. Kami pun belum melakukan lidik dan seterusnya. Karena total kerugian masih belum pasti. Kami belum menerima LHP. Katanya mereka mau menyerahkan Januari tahun depan angka pastinya,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Dugaan kerugian salah satu perusahaan milik daerah yang hampir mencapai Rp 1 miliar tengah diperinci. Inspektorat Lumajang masih melakukan penghitungan angka pasti kerugian PD Semeru. Sehingga sampai saat ini belum menyetorkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) ke Kejaksaan Lumajang.

Kemarin, Inspektur Mohamad Sunardi bersama Aditya, salah satu tim audit Inspektorat Lumajang, terlihat mendatangi kantor kejaksaan. Pertemuan tersebut membahas beberapa hal. Termasuk komitmen bakal menyetorkan LHP secepat mungkin. Diakui, sejak Oktober lalu kedua instansi ini bekerja sama untuk mengusut kerugian tersebut.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lumajang Lilik Dwi Prasetyo mengatakan, sejak November kemarin, pihaknya telah memanggil beberapa orang yang terlibat. Tujuannya adalah untuk dimintai keterangan.

Setidaknya, ada empat orang yang sudah dipanggil. Pertama, direktur lama. Kedua, direktur pengganti sementara, pengawas PD Semeru, dan pemilik penggilingan beras. “Perkaranya bukan dilimpahkan ke kejaksaan, tetapi kami bekerja sama dengan inspektorat. Kami pun belum melakukan lidik dan seterusnya. Karena total kerugian masih belum pasti. Kami belum menerima LHP. Katanya mereka mau menyerahkan Januari tahun depan angka pastinya,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/