alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Cobain Nasi Bakar Kuburan Lur

Nasi bakar memang tak hanya ada di Lumajang. Beberapa daerah lain juga memilikinya. Bedanya, nasi bakar ini memiliki cita rasa yang top markotop. Apalagi, sambalnya sering diincar banyak orang lantaran pedasnya pol-polan.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih empat tahun lamanya Amang Hadi Santuso menjalankan usaha warung nasi bakar. Kebanyakan orang lebih mengenal dengan nama ‘nasi bakar kuburan’. Sebab, letaknya memang berdekatan dengan makam di Kelurahan Jogoyudan.

Kuliner andalan warga Lumajang ini memang sudah teruji kenikmatannya. Bahkan, hanya dalam beberapa jam, ratusan bungkus nasi bakar kuburan ludes terjual. Makanan ini sering kali menjadi menu andalan sore hari ketika di rumah tidak memasak nasi untuk santapan makan malam.

“Saya mulai jual pukul 15.30, ya sampai habis. Habis Isya kadang sudah pulang,” ujarnya. Tak banyak menu yang disediakan. Hanya nasi bakar kuburan lauk telur bali dan ampela hati ayam. Tetapi pelanggan yang datang harus mengantre untuk memesan nasi bakar ini. Kadang sampai kehabisan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih empat tahun lamanya Amang Hadi Santuso menjalankan usaha warung nasi bakar. Kebanyakan orang lebih mengenal dengan nama ‘nasi bakar kuburan’. Sebab, letaknya memang berdekatan dengan makam di Kelurahan Jogoyudan.

Kuliner andalan warga Lumajang ini memang sudah teruji kenikmatannya. Bahkan, hanya dalam beberapa jam, ratusan bungkus nasi bakar kuburan ludes terjual. Makanan ini sering kali menjadi menu andalan sore hari ketika di rumah tidak memasak nasi untuk santapan makan malam.

“Saya mulai jual pukul 15.30, ya sampai habis. Habis Isya kadang sudah pulang,” ujarnya. Tak banyak menu yang disediakan. Hanya nasi bakar kuburan lauk telur bali dan ampela hati ayam. Tetapi pelanggan yang datang harus mengantre untuk memesan nasi bakar ini. Kadang sampai kehabisan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih empat tahun lamanya Amang Hadi Santuso menjalankan usaha warung nasi bakar. Kebanyakan orang lebih mengenal dengan nama ‘nasi bakar kuburan’. Sebab, letaknya memang berdekatan dengan makam di Kelurahan Jogoyudan.

Kuliner andalan warga Lumajang ini memang sudah teruji kenikmatannya. Bahkan, hanya dalam beberapa jam, ratusan bungkus nasi bakar kuburan ludes terjual. Makanan ini sering kali menjadi menu andalan sore hari ketika di rumah tidak memasak nasi untuk santapan makan malam.

“Saya mulai jual pukul 15.30, ya sampai habis. Habis Isya kadang sudah pulang,” ujarnya. Tak banyak menu yang disediakan. Hanya nasi bakar kuburan lauk telur bali dan ampela hati ayam. Tetapi pelanggan yang datang harus mengantre untuk memesan nasi bakar ini. Kadang sampai kehabisan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/