alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Giliran Jatigono yang Dibubarkan

Tuan Rumah Hajatan Reog dan Jaran Kencak Bakal Diperiksa

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembubaran hiburan reog dan jaran kencak di Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, dibubarkan, rupanya tidak membuat jera penyelenggara hajatan hiburan. Akhir pekan kemarin, giliran Desa Jatigono yang dibubarkan. Pihak tuan rumah juga bakal diperiksa kepolisian, hari ini.

Kabarnya, hajatan tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan. “Banyak orang berkerumun dalam hajatan. Mereka menonton hiburan reog dan kuda  kencak di rumah warga yang sedang melaksanakan hajatan,” kata Ipda Andrias Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Awalnya, petugas Polsek Kunir menerima informasi adanya kerumunan massa di salah satu desa. Setelah turun ke lokasi, massa tersebut dibubarkan. “Kepolisian Sektor Kunir menerima laporan adanya hiburan reog dan jaran kencak. Setelah didatangi, informasi tersebut benar. Petugas bersama koramil dan satgas keamanan desa langsung membubarkan kerumunan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat dimintai keterangan, tuan rumah hajatan mengaku menggelar hiburan karena telanjur berjanji kepada anaknya. “Kami lakukan pertemuan tatap muka dengan pemilik hajatan disaksikan Kepala Desa Jatigono. Mereka mengaku menggelarnya karena sudah janji dengan anaknya. Kalau sembuh dari sakitnya, akan dilaksanakan hajatan,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembubaran hiburan reog dan jaran kencak di Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, dibubarkan, rupanya tidak membuat jera penyelenggara hajatan hiburan. Akhir pekan kemarin, giliran Desa Jatigono yang dibubarkan. Pihak tuan rumah juga bakal diperiksa kepolisian, hari ini.

Kabarnya, hajatan tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan. “Banyak orang berkerumun dalam hajatan. Mereka menonton hiburan reog dan kuda  kencak di rumah warga yang sedang melaksanakan hajatan,” kata Ipda Andrias Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Awalnya, petugas Polsek Kunir menerima informasi adanya kerumunan massa di salah satu desa. Setelah turun ke lokasi, massa tersebut dibubarkan. “Kepolisian Sektor Kunir menerima laporan adanya hiburan reog dan jaran kencak. Setelah didatangi, informasi tersebut benar. Petugas bersama koramil dan satgas keamanan desa langsung membubarkan kerumunan,” jelasnya.

Saat dimintai keterangan, tuan rumah hajatan mengaku menggelar hiburan karena telanjur berjanji kepada anaknya. “Kami lakukan pertemuan tatap muka dengan pemilik hajatan disaksikan Kepala Desa Jatigono. Mereka mengaku menggelarnya karena sudah janji dengan anaknya. Kalau sembuh dari sakitnya, akan dilaksanakan hajatan,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembubaran hiburan reog dan jaran kencak di Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, dibubarkan, rupanya tidak membuat jera penyelenggara hajatan hiburan. Akhir pekan kemarin, giliran Desa Jatigono yang dibubarkan. Pihak tuan rumah juga bakal diperiksa kepolisian, hari ini.

Kabarnya, hajatan tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan. “Banyak orang berkerumun dalam hajatan. Mereka menonton hiburan reog dan kuda  kencak di rumah warga yang sedang melaksanakan hajatan,” kata Ipda Andrias Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Awalnya, petugas Polsek Kunir menerima informasi adanya kerumunan massa di salah satu desa. Setelah turun ke lokasi, massa tersebut dibubarkan. “Kepolisian Sektor Kunir menerima laporan adanya hiburan reog dan jaran kencak. Setelah didatangi, informasi tersebut benar. Petugas bersama koramil dan satgas keamanan desa langsung membubarkan kerumunan,” jelasnya.

Saat dimintai keterangan, tuan rumah hajatan mengaku menggelar hiburan karena telanjur berjanji kepada anaknya. “Kami lakukan pertemuan tatap muka dengan pemilik hajatan disaksikan Kepala Desa Jatigono. Mereka mengaku menggelarnya karena sudah janji dengan anaknya. Kalau sembuh dari sakitnya, akan dilaksanakan hajatan,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/