alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Viralkan agar Tidak Ada Korban Selanjutnya

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini, aksi penipuan marak terjadi. Modusnya bisa bermacam-macam. Mulai dari mengaku sebagai Bupati Lumajang hingga juragan buah yang menghilang dan tak membayar. Seperti yang dialami Syahril. Dia kehilangan uang Rp 470 ribu dari hasil jualan salak.
“Tolong hubungi aku ya, dia ambil salak di aku uangnya kurang 470 ribu. Ditagih WA aku diblok dan FB diblok juga,” tulisnya.
Syahril membagikan identitas foto dan akun FB yang membawa lari uangnya tersebut di salah satu grup Facebook. Unggahannya tersebut direspons banyak akun. Misalnya saja, Totok. Menurutnya, hal tersebut perlu diviralkan agar tidak timbul korban selanjutnya. “Betul, Mbak. Harus diviralkan biar gak terjadi korban berikutnya,” tulisnya.
Satrio Pinayung, berkomentar lain. “470 bagi orang punya tertawa. Tapi bagi orang menengah ke bawah sangat dibutuhkan karena Rp 1.000 sangat berharga. Mugo onok gantine neng lebih akeh, Mbak,” tulisnya.
Sementara itu, Wulan Sumawe mengingatkan agar semua orang lebih berhati-hati. Sebab, saat ini sudah banyak modus penipuan. “Hati-hati lur sekarang sudah banyak modus tipu-tipu. Janjinya entar JM’ to nihil tidak ada apa-apa. Buktinya saya lur pisang 1 pikap tanpa kasih uang sama sekali. Janjinya jam 6 sore. Sampai sekarang tidak ada kabar. Buat pengalaman lur, ada uang ada barang,” tulisnya.
Nah, memang bahaya sekarang ini, para penipu sudah sangat ulung. Hati-hati ya, Bos. Semoga tidak kena tipu. Kalau jadi korban tipu, viralkan identitasnya dan laporkan ke kepolisian.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini, aksi penipuan marak terjadi. Modusnya bisa bermacam-macam. Mulai dari mengaku sebagai Bupati Lumajang hingga juragan buah yang menghilang dan tak membayar. Seperti yang dialami Syahril. Dia kehilangan uang Rp 470 ribu dari hasil jualan salak.
“Tolong hubungi aku ya, dia ambil salak di aku uangnya kurang 470 ribu. Ditagih WA aku diblok dan FB diblok juga,” tulisnya.
Syahril membagikan identitas foto dan akun FB yang membawa lari uangnya tersebut di salah satu grup Facebook. Unggahannya tersebut direspons banyak akun. Misalnya saja, Totok. Menurutnya, hal tersebut perlu diviralkan agar tidak timbul korban selanjutnya. “Betul, Mbak. Harus diviralkan biar gak terjadi korban berikutnya,” tulisnya.
Satrio Pinayung, berkomentar lain. “470 bagi orang punya tertawa. Tapi bagi orang menengah ke bawah sangat dibutuhkan karena Rp 1.000 sangat berharga. Mugo onok gantine neng lebih akeh, Mbak,” tulisnya.
Sementara itu, Wulan Sumawe mengingatkan agar semua orang lebih berhati-hati. Sebab, saat ini sudah banyak modus penipuan. “Hati-hati lur sekarang sudah banyak modus tipu-tipu. Janjinya entar JM’ to nihil tidak ada apa-apa. Buktinya saya lur pisang 1 pikap tanpa kasih uang sama sekali. Janjinya jam 6 sore. Sampai sekarang tidak ada kabar. Buat pengalaman lur, ada uang ada barang,” tulisnya.
Nah, memang bahaya sekarang ini, para penipu sudah sangat ulung. Hati-hati ya, Bos. Semoga tidak kena tipu. Kalau jadi korban tipu, viralkan identitasnya dan laporkan ke kepolisian.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Akhir-akhir ini, aksi penipuan marak terjadi. Modusnya bisa bermacam-macam. Mulai dari mengaku sebagai Bupati Lumajang hingga juragan buah yang menghilang dan tak membayar. Seperti yang dialami Syahril. Dia kehilangan uang Rp 470 ribu dari hasil jualan salak.
“Tolong hubungi aku ya, dia ambil salak di aku uangnya kurang 470 ribu. Ditagih WA aku diblok dan FB diblok juga,” tulisnya.
Syahril membagikan identitas foto dan akun FB yang membawa lari uangnya tersebut di salah satu grup Facebook. Unggahannya tersebut direspons banyak akun. Misalnya saja, Totok. Menurutnya, hal tersebut perlu diviralkan agar tidak timbul korban selanjutnya. “Betul, Mbak. Harus diviralkan biar gak terjadi korban berikutnya,” tulisnya.
Satrio Pinayung, berkomentar lain. “470 bagi orang punya tertawa. Tapi bagi orang menengah ke bawah sangat dibutuhkan karena Rp 1.000 sangat berharga. Mugo onok gantine neng lebih akeh, Mbak,” tulisnya.
Sementara itu, Wulan Sumawe mengingatkan agar semua orang lebih berhati-hati. Sebab, saat ini sudah banyak modus penipuan. “Hati-hati lur sekarang sudah banyak modus tipu-tipu. Janjinya entar JM’ to nihil tidak ada apa-apa. Buktinya saya lur pisang 1 pikap tanpa kasih uang sama sekali. Janjinya jam 6 sore. Sampai sekarang tidak ada kabar. Buat pengalaman lur, ada uang ada barang,” tulisnya.
Nah, memang bahaya sekarang ini, para penipu sudah sangat ulung. Hati-hati ya, Bos. Semoga tidak kena tipu. Kalau jadi korban tipu, viralkan identitasnya dan laporkan ke kepolisian.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/