alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pasang Rambu Imbauan, Tekan Kecelakaan

Terbanyak Dipasang di Ruas Jalan Nasional

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan yang makin marak membuat Dinas Perhubungan ikut turun tangan. Pemasangan rambu imbauan digalakkan. Terbanyak, rambu-rambu tersebut dipasang di titik jalan yang berlubang dan bergelombang.
Seperti yang terlihat di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Tompokersan. Sebuah imbauan terpasang di barat jalan. Dipasang dengan menautkan, tapi pada pohon di samping jalan. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.
“Kami tidak bisa duduk diam saja melihat banyak kasus kecelakaan terjadi di jalanan. Makanya, kami memasang rambu imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati berkendara. Terutama di jalanan yang rusak seperti bergelombang dan berlubang,” kata Nugraha Yudha M, Kepala Dinas Perhubungan Lumajang.
Yudha menjelaskan, jalanan nasional merupakan ruas jalan yang sering rusak. Karena itu, pihaknya memasang rambu di ruas jalan tersebut. “Paling banyak rusak di jalan nasional. Jadi, kami memasangnya. Seperti Pasirian hingga Lumajang utara. Sudah banyak titik yang kami pasang imbauan,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut akibat volume kendaraan besar yang sering melintas. Hal tersebut mengakibatkan permukaan jalan rusak. “Nah, kerusakan itu banyak tidak diketahui orang. Meski terlihat bagus, ternyata permukaannya bergelombang. Ini bahaya bagi para pengendara. Terutama pemotor,” ungkapnya.
Titik yang dipilih untuk dipasang rambu tidak sembarangan. Pihaknya memilih titik dengan kerusakan jalan yang parah. “Tidak asal pasang. Kami pilih di sekitar jalan yang rusak dan mudah dibaca orang. Agar mereka tahu. Kalau sudah tahu, mereka akan mengurangi kecepatan dan bisa terhindar dari kecelakaan. Kalau imbauan tidak terbaca malah membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Dia berharap, jalanan yang rusak segera tertangani. Kini, pihaknya aktif berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Jalan Nasional. “Kami koordinasikan dengan Balai Besar Jalan Nasional. Agar ada tindakan serius dalam penanganan kerusakan jalan,” pungkasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan yang makin marak membuat Dinas Perhubungan ikut turun tangan. Pemasangan rambu imbauan digalakkan. Terbanyak, rambu-rambu tersebut dipasang di titik jalan yang berlubang dan bergelombang.
Seperti yang terlihat di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Tompokersan. Sebuah imbauan terpasang di barat jalan. Dipasang dengan menautkan, tapi pada pohon di samping jalan. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.
“Kami tidak bisa duduk diam saja melihat banyak kasus kecelakaan terjadi di jalanan. Makanya, kami memasang rambu imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati berkendara. Terutama di jalanan yang rusak seperti bergelombang dan berlubang,” kata Nugraha Yudha M, Kepala Dinas Perhubungan Lumajang.
Yudha menjelaskan, jalanan nasional merupakan ruas jalan yang sering rusak. Karena itu, pihaknya memasang rambu di ruas jalan tersebut. “Paling banyak rusak di jalan nasional. Jadi, kami memasangnya. Seperti Pasirian hingga Lumajang utara. Sudah banyak titik yang kami pasang imbauan,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut akibat volume kendaraan besar yang sering melintas. Hal tersebut mengakibatkan permukaan jalan rusak. “Nah, kerusakan itu banyak tidak diketahui orang. Meski terlihat bagus, ternyata permukaannya bergelombang. Ini bahaya bagi para pengendara. Terutama pemotor,” ungkapnya.
Titik yang dipilih untuk dipasang rambu tidak sembarangan. Pihaknya memilih titik dengan kerusakan jalan yang parah. “Tidak asal pasang. Kami pilih di sekitar jalan yang rusak dan mudah dibaca orang. Agar mereka tahu. Kalau sudah tahu, mereka akan mengurangi kecepatan dan bisa terhindar dari kecelakaan. Kalau imbauan tidak terbaca malah membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Dia berharap, jalanan yang rusak segera tertangani. Kini, pihaknya aktif berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Jalan Nasional. “Kami koordinasikan dengan Balai Besar Jalan Nasional. Agar ada tindakan serius dalam penanganan kerusakan jalan,” pungkasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan yang makin marak membuat Dinas Perhubungan ikut turun tangan. Pemasangan rambu imbauan digalakkan. Terbanyak, rambu-rambu tersebut dipasang di titik jalan yang berlubang dan bergelombang.
Seperti yang terlihat di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Tompokersan. Sebuah imbauan terpasang di barat jalan. Dipasang dengan menautkan, tapi pada pohon di samping jalan. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.
“Kami tidak bisa duduk diam saja melihat banyak kasus kecelakaan terjadi di jalanan. Makanya, kami memasang rambu imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati berkendara. Terutama di jalanan yang rusak seperti bergelombang dan berlubang,” kata Nugraha Yudha M, Kepala Dinas Perhubungan Lumajang.
Yudha menjelaskan, jalanan nasional merupakan ruas jalan yang sering rusak. Karena itu, pihaknya memasang rambu di ruas jalan tersebut. “Paling banyak rusak di jalan nasional. Jadi, kami memasangnya. Seperti Pasirian hingga Lumajang utara. Sudah banyak titik yang kami pasang imbauan,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut akibat volume kendaraan besar yang sering melintas. Hal tersebut mengakibatkan permukaan jalan rusak. “Nah, kerusakan itu banyak tidak diketahui orang. Meski terlihat bagus, ternyata permukaannya bergelombang. Ini bahaya bagi para pengendara. Terutama pemotor,” ungkapnya.
Titik yang dipilih untuk dipasang rambu tidak sembarangan. Pihaknya memilih titik dengan kerusakan jalan yang parah. “Tidak asal pasang. Kami pilih di sekitar jalan yang rusak dan mudah dibaca orang. Agar mereka tahu. Kalau sudah tahu, mereka akan mengurangi kecepatan dan bisa terhindar dari kecelakaan. Kalau imbauan tidak terbaca malah membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Dia berharap, jalanan yang rusak segera tertangani. Kini, pihaknya aktif berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Jalan Nasional. “Kami koordinasikan dengan Balai Besar Jalan Nasional. Agar ada tindakan serius dalam penanganan kerusakan jalan,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/