alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Tembus Rp 26 Miliar, Terima Kasih pada Relawan dan Donatur

 Kemegahan Gunung Semeru selalu menarik wisatawan hingga mancanegara. Begitu juga dengan kemarahannya yang menarik simpati banyak pihak. Kepedulian hingga perhatian dari seluruh nusantara berdatangan. Terimakasih untuk seluruh para relawan dan donatur dari Pemkab Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 1

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Mencuatnya kabar Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) Sabtu (04/12) sore langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak yang menanyakan kondisi Lumajang saat itu bagaimana, ditambah malam harinya tidak sedikit warga yang berlarian mengamankan diri lalu mengungsi.

Saat itu, belum sampai berganti hari, TNI-Polri maupun para relawan kebencanaan mulai berdatangan. Mereka datang atas nama kemanusiaan, mereka datang untuk mengisi keterbatasan Pemkab Lumajang dalam menanggulangi bencana. Menyediakan dapur umum, membantu pencarian korban hilang hingga terlibat evakuasi.

“Yang saya rasakan ke-Indonesiaan itu hadir di Lumajang. Orang membantu dengan segala upaya, dari berbagai elemen, perseorangan, komunitas, swasta, NGO, dari luar provinsi, perhatian dari banyak tokoh, dari para gubermur dan pak presiden langsung. Semuanya punya kasih sayang terhadap Lumajang,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya pada seluruh relawan atas kebersamaannya dalam melewati bencana erupsi Gunung Semeru. Kini Pemkab Lumajang tengah fokus melakukan rehabilitasi dan pemulihan paskabencana.

Bunda Indah sapaan akrab Wakil Bupati Lumajang menambahkan, sampai detik ini bantuan berupa logistik hingga uang terus mengalir ke para pengungsi. Saking derasnya aliran bantuan itu, korban terdampak terus menerima donasi dari para donatur tak kurang dari Rp 1 miliar setiap harinya.

“Banyak yang ingin kami sampaikan kepada para donatur, sehingga mungkin kami tidak bisa lagi berkata-kata, karena rasa terima kasih dan penghormatan yang sedalam-dalamnya pada semua donatur dari Sabang sampai Merauke, dan itu setiap hari. Apakah berupa logistik maupun berupa dana, yang terakhir ini malah dana yang terus menerus,” katanya.

- Advertisement -

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Mencuatnya kabar Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) Sabtu (04/12) sore langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak yang menanyakan kondisi Lumajang saat itu bagaimana, ditambah malam harinya tidak sedikit warga yang berlarian mengamankan diri lalu mengungsi.

Saat itu, belum sampai berganti hari, TNI-Polri maupun para relawan kebencanaan mulai berdatangan. Mereka datang atas nama kemanusiaan, mereka datang untuk mengisi keterbatasan Pemkab Lumajang dalam menanggulangi bencana. Menyediakan dapur umum, membantu pencarian korban hilang hingga terlibat evakuasi.

“Yang saya rasakan ke-Indonesiaan itu hadir di Lumajang. Orang membantu dengan segala upaya, dari berbagai elemen, perseorangan, komunitas, swasta, NGO, dari luar provinsi, perhatian dari banyak tokoh, dari para gubermur dan pak presiden langsung. Semuanya punya kasih sayang terhadap Lumajang,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Bupati bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya pada seluruh relawan atas kebersamaannya dalam melewati bencana erupsi Gunung Semeru. Kini Pemkab Lumajang tengah fokus melakukan rehabilitasi dan pemulihan paskabencana.

Bunda Indah sapaan akrab Wakil Bupati Lumajang menambahkan, sampai detik ini bantuan berupa logistik hingga uang terus mengalir ke para pengungsi. Saking derasnya aliran bantuan itu, korban terdampak terus menerima donasi dari para donatur tak kurang dari Rp 1 miliar setiap harinya.

“Banyak yang ingin kami sampaikan kepada para donatur, sehingga mungkin kami tidak bisa lagi berkata-kata, karena rasa terima kasih dan penghormatan yang sedalam-dalamnya pada semua donatur dari Sabang sampai Merauke, dan itu setiap hari. Apakah berupa logistik maupun berupa dana, yang terakhir ini malah dana yang terus menerus,” katanya.

DITOTRUNAN, RadarJember.Id – Mencuatnya kabar Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) Sabtu (04/12) sore langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak yang menanyakan kondisi Lumajang saat itu bagaimana, ditambah malam harinya tidak sedikit warga yang berlarian mengamankan diri lalu mengungsi.

Saat itu, belum sampai berganti hari, TNI-Polri maupun para relawan kebencanaan mulai berdatangan. Mereka datang atas nama kemanusiaan, mereka datang untuk mengisi keterbatasan Pemkab Lumajang dalam menanggulangi bencana. Menyediakan dapur umum, membantu pencarian korban hilang hingga terlibat evakuasi.

“Yang saya rasakan ke-Indonesiaan itu hadir di Lumajang. Orang membantu dengan segala upaya, dari berbagai elemen, perseorangan, komunitas, swasta, NGO, dari luar provinsi, perhatian dari banyak tokoh, dari para gubermur dan pak presiden langsung. Semuanya punya kasih sayang terhadap Lumajang,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Bupati bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya pada seluruh relawan atas kebersamaannya dalam melewati bencana erupsi Gunung Semeru. Kini Pemkab Lumajang tengah fokus melakukan rehabilitasi dan pemulihan paskabencana.

Bunda Indah sapaan akrab Wakil Bupati Lumajang menambahkan, sampai detik ini bantuan berupa logistik hingga uang terus mengalir ke para pengungsi. Saking derasnya aliran bantuan itu, korban terdampak terus menerima donasi dari para donatur tak kurang dari Rp 1 miliar setiap harinya.

“Banyak yang ingin kami sampaikan kepada para donatur, sehingga mungkin kami tidak bisa lagi berkata-kata, karena rasa terima kasih dan penghormatan yang sedalam-dalamnya pada semua donatur dari Sabang sampai Merauke, dan itu setiap hari. Apakah berupa logistik maupun berupa dana, yang terakhir ini malah dana yang terus menerus,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/