alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Berkurang, Empat dari 23 Pasien Luka Bakar Jalani Perawatan di RSUD

Mobile_AP_Rectangle 1

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Sebanyak 23 orang yang mengalami luka bakar akibat bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang. Mereka adalah pasien rujukan dari Puskesmas Penanggal dan RSUD Pasirian. Dari jumlah tersebut, empat orang masih menjalani perawatan intensif.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr Haryoto, dr Halimi Maksum saat rilis hasil identifikasi jenazah APG Gunung Semeru di RSUD dr Haryoto, kemarin. “Per hari ini (kemarin,Red) yang masih mendapatkan perawatan empat orang. Satu orang di ruang ICU, tiga lainnya di ruang non-ICU,” ungkapnya.

Halimi mengatakan, ada sebelas pasien luka bakar yang meninggal dunia. Sembilan orang meninggal di RSUD dr Haryoto. Sedangkan dua orang lainnya meninggal di RSUD dr Soebandi, Jember. Meski demikian, dua pasien tersebut rujukan dari Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia berharap, korban jiwa tidak bertambah. Terlebih pasien yang menjalani perawatan bisa segera sembuh dan bisa pulang. “Kami berharap mudah-mudahan para pasien sembuh dengan baik,” harapnya.(kin/fid)

Reporter : Muhammad Sidkin Ali

- Advertisement -

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Sebanyak 23 orang yang mengalami luka bakar akibat bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang. Mereka adalah pasien rujukan dari Puskesmas Penanggal dan RSUD Pasirian. Dari jumlah tersebut, empat orang masih menjalani perawatan intensif.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr Haryoto, dr Halimi Maksum saat rilis hasil identifikasi jenazah APG Gunung Semeru di RSUD dr Haryoto, kemarin. “Per hari ini (kemarin,Red) yang masih mendapatkan perawatan empat orang. Satu orang di ruang ICU, tiga lainnya di ruang non-ICU,” ungkapnya.

Halimi mengatakan, ada sebelas pasien luka bakar yang meninggal dunia. Sembilan orang meninggal di RSUD dr Haryoto. Sedangkan dua orang lainnya meninggal di RSUD dr Soebandi, Jember. Meski demikian, dua pasien tersebut rujukan dari Lumajang.

Dia berharap, korban jiwa tidak bertambah. Terlebih pasien yang menjalani perawatan bisa segera sembuh dan bisa pulang. “Kami berharap mudah-mudahan para pasien sembuh dengan baik,” harapnya.(kin/fid)

Reporter : Muhammad Sidkin Ali

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Sebanyak 23 orang yang mengalami luka bakar akibat bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang. Mereka adalah pasien rujukan dari Puskesmas Penanggal dan RSUD Pasirian. Dari jumlah tersebut, empat orang masih menjalani perawatan intensif.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr Haryoto, dr Halimi Maksum saat rilis hasil identifikasi jenazah APG Gunung Semeru di RSUD dr Haryoto, kemarin. “Per hari ini (kemarin,Red) yang masih mendapatkan perawatan empat orang. Satu orang di ruang ICU, tiga lainnya di ruang non-ICU,” ungkapnya.

Halimi mengatakan, ada sebelas pasien luka bakar yang meninggal dunia. Sembilan orang meninggal di RSUD dr Haryoto. Sedangkan dua orang lainnya meninggal di RSUD dr Soebandi, Jember. Meski demikian, dua pasien tersebut rujukan dari Lumajang.

Dia berharap, korban jiwa tidak bertambah. Terlebih pasien yang menjalani perawatan bisa segera sembuh dan bisa pulang. “Kami berharap mudah-mudahan para pasien sembuh dengan baik,” harapnya.(kin/fid)

Reporter : Muhammad Sidkin Ali

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/