alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Satu Truk Terjebak Lahar Dingin

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hampir setiap musim hujan tiba, banjir lahar dingin berupa lumpur, batu, dan material vulkanik lainnya mengganggu aktivitas penambang di Desa Pasropan, Pasrujambe. Satu truk terjebak di tengah sungai yang bentangan lebarnya sekitar 30 meter tersebut. Terjebak sampai terseret beberapa meter. Tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut menjadi langganan setiap tahunnya.

Kondisi tersebut menjadikan penambang pasir di kawasan Pasrujambe diselimuti rasa waswas. Pasalnya, dalam sepekan ini hujan deras yang turun membuat lahar dingin Gunung Semeru kadang menutup akses jalan.

Sulaiman, warga setempat, mengatakan, melihat debit air mulai membanjiri sungai, supir truk dan pekerja yang sedang menambang langsung meninggalkan lokasi pertambangan. Mereka memilih menyelamatkan diri dan membiarkan truk miliknya terseret arus sungai. Sebab, banjir ini disertai batu-batu kecil.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Padahal masih mendung, tiba-tiba air datang dan menutupi jalan yang biasanya dilalui. Mereka ya terpaksa harus pergi. Kalau tidak, ya ikut terseret,” kata Sulaiman. Namun, tak berselang lama, truk tersebut berhasil dievakuasi menuju tempat yang lebih aman.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hampir setiap musim hujan tiba, banjir lahar dingin berupa lumpur, batu, dan material vulkanik lainnya mengganggu aktivitas penambang di Desa Pasropan, Pasrujambe. Satu truk terjebak di tengah sungai yang bentangan lebarnya sekitar 30 meter tersebut. Terjebak sampai terseret beberapa meter. Tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut menjadi langganan setiap tahunnya.

Kondisi tersebut menjadikan penambang pasir di kawasan Pasrujambe diselimuti rasa waswas. Pasalnya, dalam sepekan ini hujan deras yang turun membuat lahar dingin Gunung Semeru kadang menutup akses jalan.

Sulaiman, warga setempat, mengatakan, melihat debit air mulai membanjiri sungai, supir truk dan pekerja yang sedang menambang langsung meninggalkan lokasi pertambangan. Mereka memilih menyelamatkan diri dan membiarkan truk miliknya terseret arus sungai. Sebab, banjir ini disertai batu-batu kecil.

“Padahal masih mendung, tiba-tiba air datang dan menutupi jalan yang biasanya dilalui. Mereka ya terpaksa harus pergi. Kalau tidak, ya ikut terseret,” kata Sulaiman. Namun, tak berselang lama, truk tersebut berhasil dievakuasi menuju tempat yang lebih aman.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hampir setiap musim hujan tiba, banjir lahar dingin berupa lumpur, batu, dan material vulkanik lainnya mengganggu aktivitas penambang di Desa Pasropan, Pasrujambe. Satu truk terjebak di tengah sungai yang bentangan lebarnya sekitar 30 meter tersebut. Terjebak sampai terseret beberapa meter. Tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut menjadi langganan setiap tahunnya.

Kondisi tersebut menjadikan penambang pasir di kawasan Pasrujambe diselimuti rasa waswas. Pasalnya, dalam sepekan ini hujan deras yang turun membuat lahar dingin Gunung Semeru kadang menutup akses jalan.

Sulaiman, warga setempat, mengatakan, melihat debit air mulai membanjiri sungai, supir truk dan pekerja yang sedang menambang langsung meninggalkan lokasi pertambangan. Mereka memilih menyelamatkan diri dan membiarkan truk miliknya terseret arus sungai. Sebab, banjir ini disertai batu-batu kecil.

“Padahal masih mendung, tiba-tiba air datang dan menutupi jalan yang biasanya dilalui. Mereka ya terpaksa harus pergi. Kalau tidak, ya ikut terseret,” kata Sulaiman. Namun, tak berselang lama, truk tersebut berhasil dievakuasi menuju tempat yang lebih aman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/