alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Kebakaran Pabrik Meningkat sejak Ada Pandemi Korona

Berdampak pada Pekerja yang Harus Diberhentikan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Adanya pandemi Covid-19 membuat semua pabrik mengalami kemerosotan. Tak terkecuali terkait pendapatan. Banyak dari beberapa perusahaan yang mengalami kerugian. Di samping itu, ada kebakaran terhadap gudang pabrik produksi. Sehingga menambah keterpurukan dari perusahaan tersebut.

AS, warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, terpaksa berhenti bekerja di pabrik setelah pabrik tersebut mengalami kebakaran yang cukup dahsyat. Kerugian dari tempatnya bekerja pasca-kebakaran mencapai ratusan juta rupiah. “Setelah kebakaran itu, banyak dari pekerja yang diberhentikan sebagai karyawan,” ujarnya.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Luamajang Wawan Hadi Siswo membenarkan meningkatnya kebakaran yang terjadi di rumah dan pabrik tersebut. “Rata-rata dari kebakaran tersebut adalah rumah dan gudang pabrik kayu,” ujarnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Adanya pandemi Covid-19 membuat semua pabrik mengalami kemerosotan. Tak terkecuali terkait pendapatan. Banyak dari beberapa perusahaan yang mengalami kerugian. Di samping itu, ada kebakaran terhadap gudang pabrik produksi. Sehingga menambah keterpurukan dari perusahaan tersebut.

AS, warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, terpaksa berhenti bekerja di pabrik setelah pabrik tersebut mengalami kebakaran yang cukup dahsyat. Kerugian dari tempatnya bekerja pasca-kebakaran mencapai ratusan juta rupiah. “Setelah kebakaran itu, banyak dari pekerja yang diberhentikan sebagai karyawan,” ujarnya.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Luamajang Wawan Hadi Siswo membenarkan meningkatnya kebakaran yang terjadi di rumah dan pabrik tersebut. “Rata-rata dari kebakaran tersebut adalah rumah dan gudang pabrik kayu,” ujarnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Adanya pandemi Covid-19 membuat semua pabrik mengalami kemerosotan. Tak terkecuali terkait pendapatan. Banyak dari beberapa perusahaan yang mengalami kerugian. Di samping itu, ada kebakaran terhadap gudang pabrik produksi. Sehingga menambah keterpurukan dari perusahaan tersebut.

AS, warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, terpaksa berhenti bekerja di pabrik setelah pabrik tersebut mengalami kebakaran yang cukup dahsyat. Kerugian dari tempatnya bekerja pasca-kebakaran mencapai ratusan juta rupiah. “Setelah kebakaran itu, banyak dari pekerja yang diberhentikan sebagai karyawan,” ujarnya.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Luamajang Wawan Hadi Siswo membenarkan meningkatnya kebakaran yang terjadi di rumah dan pabrik tersebut. “Rata-rata dari kebakaran tersebut adalah rumah dan gudang pabrik kayu,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/