alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Wisata Tembak Air Weapon Range Lumajang Akan Lengkapi Fasilitas Military

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang bakal menyeriusi rencana pembangunan wisata lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandanwangi, Tempeh. Meski sejumlah fasilitas belum tersedia, pemkab menegaskan bakal melengkapi sarana dan prasarana di tempat tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang setelah menyaksikan kehebatan Korps Pasukan Khas TNI AU pada latihan puncak Korpaskhas Trisula Perkasa XVII, kemarin. Latihan tersebut melibatkan sejumlah alutsista yang dimiliki TNI AU. Latihan meliputi sabotase radar, penerjunan prajurit, hingga pembebasan tawanan. Bupati Thoriqul Haq takjub menyaksikan latihan tersebut.

“Kita melihat, latihan seperti ini bisa menjadi sebuah destinasi wisata menarik berbasis military tourism. Military tourism tetap progres prioritas. Kami akan segera melengkapi sarana fasilitasnya,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Dankorpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo menjelaskan, ada sejumlah latihan yang dilakukan. Yakni latihan kegiatan pokok operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara (OP3U), ISR (UAV Mini Orbiter), simulasi OULD 2 pesawat Tucano, penembakan strafing. Selanjutnya, satuan pertempuran dan pengendalian pangkalan diterjunkan disusul pengedropan CDS Mortir dengan menggunakan pesawat Hercules.

Pesawat tersebut disimulasikan terbang rendah. Pertempuran search and rescue dimulai dan ditutup dengan pembebasan tawanan. “Kami mencoba melaksanakan pelatihan kepada prajurit dengan alutsista yang kami miliki. Mulai dari penerjunan, penembakan, dan pengeboman menggunakan peluru tajam,” jelas dia.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang bakal menyeriusi rencana pembangunan wisata lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandanwangi, Tempeh. Meski sejumlah fasilitas belum tersedia, pemkab menegaskan bakal melengkapi sarana dan prasarana di tempat tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang setelah menyaksikan kehebatan Korps Pasukan Khas TNI AU pada latihan puncak Korpaskhas Trisula Perkasa XVII, kemarin. Latihan tersebut melibatkan sejumlah alutsista yang dimiliki TNI AU. Latihan meliputi sabotase radar, penerjunan prajurit, hingga pembebasan tawanan. Bupati Thoriqul Haq takjub menyaksikan latihan tersebut.

“Kita melihat, latihan seperti ini bisa menjadi sebuah destinasi wisata menarik berbasis military tourism. Military tourism tetap progres prioritas. Kami akan segera melengkapi sarana fasilitasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Dankorpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo menjelaskan, ada sejumlah latihan yang dilakukan. Yakni latihan kegiatan pokok operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara (OP3U), ISR (UAV Mini Orbiter), simulasi OULD 2 pesawat Tucano, penembakan strafing. Selanjutnya, satuan pertempuran dan pengendalian pangkalan diterjunkan disusul pengedropan CDS Mortir dengan menggunakan pesawat Hercules.

Pesawat tersebut disimulasikan terbang rendah. Pertempuran search and rescue dimulai dan ditutup dengan pembebasan tawanan. “Kami mencoba melaksanakan pelatihan kepada prajurit dengan alutsista yang kami miliki. Mulai dari penerjunan, penembakan, dan pengeboman menggunakan peluru tajam,” jelas dia.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang bakal menyeriusi rencana pembangunan wisata lapangan tembak Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandanwangi, Tempeh. Meski sejumlah fasilitas belum tersedia, pemkab menegaskan bakal melengkapi sarana dan prasarana di tempat tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang setelah menyaksikan kehebatan Korps Pasukan Khas TNI AU pada latihan puncak Korpaskhas Trisula Perkasa XVII, kemarin. Latihan tersebut melibatkan sejumlah alutsista yang dimiliki TNI AU. Latihan meliputi sabotase radar, penerjunan prajurit, hingga pembebasan tawanan. Bupati Thoriqul Haq takjub menyaksikan latihan tersebut.

“Kita melihat, latihan seperti ini bisa menjadi sebuah destinasi wisata menarik berbasis military tourism. Military tourism tetap progres prioritas. Kami akan segera melengkapi sarana fasilitasnya,” tegasnya.

Sementara itu, Dankorpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo menjelaskan, ada sejumlah latihan yang dilakukan. Yakni latihan kegiatan pokok operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara (OP3U), ISR (UAV Mini Orbiter), simulasi OULD 2 pesawat Tucano, penembakan strafing. Selanjutnya, satuan pertempuran dan pengendalian pangkalan diterjunkan disusul pengedropan CDS Mortir dengan menggunakan pesawat Hercules.

Pesawat tersebut disimulasikan terbang rendah. Pertempuran search and rescue dimulai dan ditutup dengan pembebasan tawanan. “Kami mencoba melaksanakan pelatihan kepada prajurit dengan alutsista yang kami miliki. Mulai dari penerjunan, penembakan, dan pengeboman menggunakan peluru tajam,” jelas dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/