alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Warga Lumajang Diteror Ular Cobra

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan ini warga yang tinggal di Jalan Pinang, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, seperti mendapat teror ular. Bayangkan, dalam sehari ada dua sampai tiga ular yang tiba-tiba nongol dan masuk rumah. Kemarin, warga setempat menggelar kerja bakti mencari induk ular.

Saking khawatirnya, warga meminta bantuan tim pemadam kebakaran untuk menyisir semak-semak yang berada di sekitar permukiman. Sebab, warga meyakini ular itu sangat banyak dan memiliki indukan lebih dari satu. Namun, setelah dua jam melakukan penyisiran indukan tersebut masih tidak ditemukan.

Imron, ketua RT setempat, mengatakan, teror ini telah berlangsung cukup lama. Ia tidak mengetahui persis kedatangan ular itu dari mana. Namun, setiap hari ia sering mendapat aduan warga mengenai keberadaan ular yang masuk rumah warga. Kadang dalam sehari bisa ada satu hingga dua warga yang melapor.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kemungkinannya ini ada indukannya, karena jumlahnya banyak dan ukurannya kecil-kecil. Memang selama ini belum ada korban. Tetapi, warga khawatir kalau tiba-tiba mematok ketika mereka sedang beraktivitas, makanya warga minta bantuan untuk kerja bakti menyisir semak-semak,” katanya.

Selama melaksanakan kerja bakti dan penyisiran, tidak sedikit mereka mengalami kendala. Semak-semak liar yang meninggi menjadi penyebab utama. Sampai-sampai penyisiran itu tidak membuahkan hasil yang signifikan. Namun, beberapa titik yang dicurigai telah bersih dari ular.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan ini warga yang tinggal di Jalan Pinang, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, seperti mendapat teror ular. Bayangkan, dalam sehari ada dua sampai tiga ular yang tiba-tiba nongol dan masuk rumah. Kemarin, warga setempat menggelar kerja bakti mencari induk ular.

Saking khawatirnya, warga meminta bantuan tim pemadam kebakaran untuk menyisir semak-semak yang berada di sekitar permukiman. Sebab, warga meyakini ular itu sangat banyak dan memiliki indukan lebih dari satu. Namun, setelah dua jam melakukan penyisiran indukan tersebut masih tidak ditemukan.

Imron, ketua RT setempat, mengatakan, teror ini telah berlangsung cukup lama. Ia tidak mengetahui persis kedatangan ular itu dari mana. Namun, setiap hari ia sering mendapat aduan warga mengenai keberadaan ular yang masuk rumah warga. Kadang dalam sehari bisa ada satu hingga dua warga yang melapor.

“Kemungkinannya ini ada indukannya, karena jumlahnya banyak dan ukurannya kecil-kecil. Memang selama ini belum ada korban. Tetapi, warga khawatir kalau tiba-tiba mematok ketika mereka sedang beraktivitas, makanya warga minta bantuan untuk kerja bakti menyisir semak-semak,” katanya.

Selama melaksanakan kerja bakti dan penyisiran, tidak sedikit mereka mengalami kendala. Semak-semak liar yang meninggi menjadi penyebab utama. Sampai-sampai penyisiran itu tidak membuahkan hasil yang signifikan. Namun, beberapa titik yang dicurigai telah bersih dari ular.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sepekan ini warga yang tinggal di Jalan Pinang, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, seperti mendapat teror ular. Bayangkan, dalam sehari ada dua sampai tiga ular yang tiba-tiba nongol dan masuk rumah. Kemarin, warga setempat menggelar kerja bakti mencari induk ular.

Saking khawatirnya, warga meminta bantuan tim pemadam kebakaran untuk menyisir semak-semak yang berada di sekitar permukiman. Sebab, warga meyakini ular itu sangat banyak dan memiliki indukan lebih dari satu. Namun, setelah dua jam melakukan penyisiran indukan tersebut masih tidak ditemukan.

Imron, ketua RT setempat, mengatakan, teror ini telah berlangsung cukup lama. Ia tidak mengetahui persis kedatangan ular itu dari mana. Namun, setiap hari ia sering mendapat aduan warga mengenai keberadaan ular yang masuk rumah warga. Kadang dalam sehari bisa ada satu hingga dua warga yang melapor.

“Kemungkinannya ini ada indukannya, karena jumlahnya banyak dan ukurannya kecil-kecil. Memang selama ini belum ada korban. Tetapi, warga khawatir kalau tiba-tiba mematok ketika mereka sedang beraktivitas, makanya warga minta bantuan untuk kerja bakti menyisir semak-semak,” katanya.

Selama melaksanakan kerja bakti dan penyisiran, tidak sedikit mereka mengalami kendala. Semak-semak liar yang meninggi menjadi penyebab utama. Sampai-sampai penyisiran itu tidak membuahkan hasil yang signifikan. Namun, beberapa titik yang dicurigai telah bersih dari ular.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/