alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Pertahankan Lumajang sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU)

Meski masa pandemi, pelayanan tera/tera ulang tetap berjalan. Namun, hal itu bukan hanya perihal retribusi atau pendapatan asli daerah (PAD), melainkan juga bagian dari melindungi masyarakat dari penyimpangan transaksi perdagangan untuk mempertahankan daerah tertib ukur (DTU).

Mobile_AP_Rectangle 1

“Harapannya, masyarakat dapat berperan aktif melakukan tera/tera ulang. Karena itu akan memberikan kepastian hukum hasil pengukuran timbangan yang ada. Baik produsen, konsumen, maupun masyarakat umum semua terlindungi,” harapnya.

Hairil Diani, Kepala Dindag Lumajang, menilai kesadaran masyarakat cukup tinggi. Karena itu, saat pelayanan, pihaknya diserbu masyarakat. Hairil optimistis, target retribusi terpenuhi bulan depan. “Dalam pelayanan tera/tera ulang ada retribusinya sesuai tarif yang sudah ditetapkan perda. Sedangkan target tahun ini sebesar Rp 161 juta. Sekarang sudah mencapai Rp 130 juta lebih. Terpenting bagi kami, pelayanan akan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

“Harapannya, masyarakat dapat berperan aktif melakukan tera/tera ulang. Karena itu akan memberikan kepastian hukum hasil pengukuran timbangan yang ada. Baik produsen, konsumen, maupun masyarakat umum semua terlindungi,” harapnya.

Hairil Diani, Kepala Dindag Lumajang, menilai kesadaran masyarakat cukup tinggi. Karena itu, saat pelayanan, pihaknya diserbu masyarakat. Hairil optimistis, target retribusi terpenuhi bulan depan. “Dalam pelayanan tera/tera ulang ada retribusinya sesuai tarif yang sudah ditetapkan perda. Sedangkan target tahun ini sebesar Rp 161 juta. Sekarang sudah mencapai Rp 130 juta lebih. Terpenting bagi kami, pelayanan akan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

“Harapannya, masyarakat dapat berperan aktif melakukan tera/tera ulang. Karena itu akan memberikan kepastian hukum hasil pengukuran timbangan yang ada. Baik produsen, konsumen, maupun masyarakat umum semua terlindungi,” harapnya.

Hairil Diani, Kepala Dindag Lumajang, menilai kesadaran masyarakat cukup tinggi. Karena itu, saat pelayanan, pihaknya diserbu masyarakat. Hairil optimistis, target retribusi terpenuhi bulan depan. “Dalam pelayanan tera/tera ulang ada retribusinya sesuai tarif yang sudah ditetapkan perda. Sedangkan target tahun ini sebesar Rp 161 juta. Sekarang sudah mencapai Rp 130 juta lebih. Terpenting bagi kami, pelayanan akan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca