alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Giliran Santri Disuntik Vaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelumnya. pelayan publik, jajaran TNI-Polri, pegawai yang kerap bersentuhan dengan orang serta sejumlah warga biasa yang ada di desa telah disuntik vaksin. Kali ini giliran santri di pondok pesantren yang menjalani vaksinasi. Sasarannya salah satu pesantren yang ada di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko.

Setidaknya ada 20 vial dosis yang disediakan untuk menyuntik ratusan santri di Pondok Pesantren Darun Najah, kemarin. Pemberian vaksin itu ditujukan kepada seluruh pengasuh, guru, santriwati, maupun santriwan yang menetap di pesantren. Baik yang menjalani vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, kehidupan di pesantren merupakan segmentasi yang besar. Interaksi setiap hari antarsantri, guru, dan pengasuh memang tidak bisa dihindari atau ditekan. Apalagi saat berada dalam asrama dan ketika melakukan pembelajaran.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jumlah perempuan yang lumayan mendominasi. Ini sampai 130 santriwati yang suntik vaksin. Harapannya memang pengasuh, santriwati, dan santriwan yang sering berinteraksi dan bersama-bersama itu, dengan disuntik vaksin bisa menekan penyebaran korona. Baru satu pondok ini yang kami datangi,” jelasnya.

Sementara itu, santri yang bisa menerima suntikan vaksin tersebut tidak sembarangan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi santri, minimal berusia 18 tahun atau lebih. Sedangkan untuk usianya yang berada di bawah itu harap menunggu waktu terlebih dahulu.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelumnya. pelayan publik, jajaran TNI-Polri, pegawai yang kerap bersentuhan dengan orang serta sejumlah warga biasa yang ada di desa telah disuntik vaksin. Kali ini giliran santri di pondok pesantren yang menjalani vaksinasi. Sasarannya salah satu pesantren yang ada di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko.

Setidaknya ada 20 vial dosis yang disediakan untuk menyuntik ratusan santri di Pondok Pesantren Darun Najah, kemarin. Pemberian vaksin itu ditujukan kepada seluruh pengasuh, guru, santriwati, maupun santriwan yang menetap di pesantren. Baik yang menjalani vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, kehidupan di pesantren merupakan segmentasi yang besar. Interaksi setiap hari antarsantri, guru, dan pengasuh memang tidak bisa dihindari atau ditekan. Apalagi saat berada dalam asrama dan ketika melakukan pembelajaran.

“Jumlah perempuan yang lumayan mendominasi. Ini sampai 130 santriwati yang suntik vaksin. Harapannya memang pengasuh, santriwati, dan santriwan yang sering berinteraksi dan bersama-bersama itu, dengan disuntik vaksin bisa menekan penyebaran korona. Baru satu pondok ini yang kami datangi,” jelasnya.

Sementara itu, santri yang bisa menerima suntikan vaksin tersebut tidak sembarangan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi santri, minimal berusia 18 tahun atau lebih. Sedangkan untuk usianya yang berada di bawah itu harap menunggu waktu terlebih dahulu.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebelumnya. pelayan publik, jajaran TNI-Polri, pegawai yang kerap bersentuhan dengan orang serta sejumlah warga biasa yang ada di desa telah disuntik vaksin. Kali ini giliran santri di pondok pesantren yang menjalani vaksinasi. Sasarannya salah satu pesantren yang ada di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko.

Setidaknya ada 20 vial dosis yang disediakan untuk menyuntik ratusan santri di Pondok Pesantren Darun Najah, kemarin. Pemberian vaksin itu ditujukan kepada seluruh pengasuh, guru, santriwati, maupun santriwan yang menetap di pesantren. Baik yang menjalani vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, kehidupan di pesantren merupakan segmentasi yang besar. Interaksi setiap hari antarsantri, guru, dan pengasuh memang tidak bisa dihindari atau ditekan. Apalagi saat berada dalam asrama dan ketika melakukan pembelajaran.

“Jumlah perempuan yang lumayan mendominasi. Ini sampai 130 santriwati yang suntik vaksin. Harapannya memang pengasuh, santriwati, dan santriwan yang sering berinteraksi dan bersama-bersama itu, dengan disuntik vaksin bisa menekan penyebaran korona. Baru satu pondok ini yang kami datangi,” jelasnya.

Sementara itu, santri yang bisa menerima suntikan vaksin tersebut tidak sembarangan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi santri, minimal berusia 18 tahun atau lebih. Sedangkan untuk usianya yang berada di bawah itu harap menunggu waktu terlebih dahulu.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca