alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Karya Ilmiah Jadi Syarat Lulus Sekolah

Cara Unik Ajak Siswa Berpikir Kritis dan Analitis

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki akhir pembelajaran semester genap, sejumlah sekolah mulai menggelar wisuda kelas akhir. Salah satunya SMP Al Ikhlash Lumajang. Namun, wisuda yang digelar Sabtu lalu (28/5) itu cukup unik. Mereka harus menyelesaikan (Prokarimah). Sebab, hal itu menjadi syarat kelulusan Program Karya Tulis Ilmiah sekolah.

Kepala SMP Al Ikhlash Puji Lestari mengatakan, Prokarimah menjadi syarat wajib yang harus ditempuh siswa. Konsep itu seperti skripsi. Namun dalam tingkatan yang lebih rendah di jenjang SMP. “Ini menjadi syarat lulus. Siswa bisa memilih bidang sains dan teknologi atau sosial budaya,” katanya.

Jaga Kesehatan hingga Keberangkatan

Mobile_AP_Rectangle 2

Siswa, lanjut Tari, sapaan akrabnya,  harus melakukan riset terlebih dahulu. Hasil riset itu dianalisis dan diuji di hadapan guru penguji dan siswa. Mereka harus bisa mempertahankan Prokarimah itu dengan argumen ilmiah. Sebab, tujuan dasar Prokarimah itu menumbuhkan pola pikir kritis, objektif, sistematis, dan analitis.

Direktur Lembaga Pendidikan Al Ikhlash Drs Djatto berharap para siswa yang telah lulus itu dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu, bekal Prokarimah juga menjadi dasar siswa memiliki kecakapan berpikir dan ilmu yang lebih baik. “Tidak hanya itu, pembiasaan ibadah juga harus berkelanjutan. Semoga menjadi generasi yang memiliki kualitas iman, takwa, dan berilmu,” harapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki akhir pembelajaran semester genap, sejumlah sekolah mulai menggelar wisuda kelas akhir. Salah satunya SMP Al Ikhlash Lumajang. Namun, wisuda yang digelar Sabtu lalu (28/5) itu cukup unik. Mereka harus menyelesaikan (Prokarimah). Sebab, hal itu menjadi syarat kelulusan Program Karya Tulis Ilmiah sekolah.

Kepala SMP Al Ikhlash Puji Lestari mengatakan, Prokarimah menjadi syarat wajib yang harus ditempuh siswa. Konsep itu seperti skripsi. Namun dalam tingkatan yang lebih rendah di jenjang SMP. “Ini menjadi syarat lulus. Siswa bisa memilih bidang sains dan teknologi atau sosial budaya,” katanya.

Jaga Kesehatan hingga Keberangkatan

Siswa, lanjut Tari, sapaan akrabnya,  harus melakukan riset terlebih dahulu. Hasil riset itu dianalisis dan diuji di hadapan guru penguji dan siswa. Mereka harus bisa mempertahankan Prokarimah itu dengan argumen ilmiah. Sebab, tujuan dasar Prokarimah itu menumbuhkan pola pikir kritis, objektif, sistematis, dan analitis.

Direktur Lembaga Pendidikan Al Ikhlash Drs Djatto berharap para siswa yang telah lulus itu dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu, bekal Prokarimah juga menjadi dasar siswa memiliki kecakapan berpikir dan ilmu yang lebih baik. “Tidak hanya itu, pembiasaan ibadah juga harus berkelanjutan. Semoga menjadi generasi yang memiliki kualitas iman, takwa, dan berilmu,” harapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki akhir pembelajaran semester genap, sejumlah sekolah mulai menggelar wisuda kelas akhir. Salah satunya SMP Al Ikhlash Lumajang. Namun, wisuda yang digelar Sabtu lalu (28/5) itu cukup unik. Mereka harus menyelesaikan (Prokarimah). Sebab, hal itu menjadi syarat kelulusan Program Karya Tulis Ilmiah sekolah.

Kepala SMP Al Ikhlash Puji Lestari mengatakan, Prokarimah menjadi syarat wajib yang harus ditempuh siswa. Konsep itu seperti skripsi. Namun dalam tingkatan yang lebih rendah di jenjang SMP. “Ini menjadi syarat lulus. Siswa bisa memilih bidang sains dan teknologi atau sosial budaya,” katanya.

Jaga Kesehatan hingga Keberangkatan

Siswa, lanjut Tari, sapaan akrabnya,  harus melakukan riset terlebih dahulu. Hasil riset itu dianalisis dan diuji di hadapan guru penguji dan siswa. Mereka harus bisa mempertahankan Prokarimah itu dengan argumen ilmiah. Sebab, tujuan dasar Prokarimah itu menumbuhkan pola pikir kritis, objektif, sistematis, dan analitis.

Direktur Lembaga Pendidikan Al Ikhlash Drs Djatto berharap para siswa yang telah lulus itu dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu, bekal Prokarimah juga menjadi dasar siswa memiliki kecakapan berpikir dan ilmu yang lebih baik. “Tidak hanya itu, pembiasaan ibadah juga harus berkelanjutan. Semoga menjadi generasi yang memiliki kualitas iman, takwa, dan berilmu,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/