alexametrics
31.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Warga Khawatir Pendangkalan Kali Asem Menyebabkan Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG,RADARJEMBER.ID – Warga pinggiran Kali Asem mulai cemas. Sebab, sungai yang membelah kota itu terus menerus mengalami pendangkalan. Juga banyak tumbuh tanaman liar di dasar sungai. Kekhawatiran makin meningkat ketika saat ini memasuki musim hujan. Mereka takut debit air sungai meluap ke perkampungan.

Saat ini, sebagian besar kawasan di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Tak terkecuali di Lumajang. Daerah yang memiliki sungai di tengah kota ini perlu melakukan antisipasi dini. Utamanya terhadap peningkatan debit sungai.

Sebab, ketika memasuki musim penghujan, debit air Kali Asem meningkat berlipat-lipat dari biasanya. Namun di dasar sungai terserbut pendangkalan makin bertambah. Gundukan tanah juga makin tinggi. Dan tumbuh subur tanaman liar.
Praktis, hal tersebut menyebabkan terganggunya arus sungai. Sekaligus mempersempit aliran sungai. Perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat dibutuhkan dalam mengurangi kekhawatiran tersebut. Sebab, normalisasi dasaran sungai Kali Asem sudah berlangsung cukup lama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Buamin salah satu warga yang tinggal di pinggiran Kali Asem mengungkapkan kegelisahannya. Lelaki 50 tahun itu mengatakan sudah lama tidak ada normalisasi. Sampai tanaman liar meninggi. Dan dasar sungai menjadi dangkal.

- Advertisement -

LUMAJANG,RADARJEMBER.ID – Warga pinggiran Kali Asem mulai cemas. Sebab, sungai yang membelah kota itu terus menerus mengalami pendangkalan. Juga banyak tumbuh tanaman liar di dasar sungai. Kekhawatiran makin meningkat ketika saat ini memasuki musim hujan. Mereka takut debit air sungai meluap ke perkampungan.

Saat ini, sebagian besar kawasan di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Tak terkecuali di Lumajang. Daerah yang memiliki sungai di tengah kota ini perlu melakukan antisipasi dini. Utamanya terhadap peningkatan debit sungai.

Sebab, ketika memasuki musim penghujan, debit air Kali Asem meningkat berlipat-lipat dari biasanya. Namun di dasar sungai terserbut pendangkalan makin bertambah. Gundukan tanah juga makin tinggi. Dan tumbuh subur tanaman liar.
Praktis, hal tersebut menyebabkan terganggunya arus sungai. Sekaligus mempersempit aliran sungai. Perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat dibutuhkan dalam mengurangi kekhawatiran tersebut. Sebab, normalisasi dasaran sungai Kali Asem sudah berlangsung cukup lama.

Buamin salah satu warga yang tinggal di pinggiran Kali Asem mengungkapkan kegelisahannya. Lelaki 50 tahun itu mengatakan sudah lama tidak ada normalisasi. Sampai tanaman liar meninggi. Dan dasar sungai menjadi dangkal.

LUMAJANG,RADARJEMBER.ID – Warga pinggiran Kali Asem mulai cemas. Sebab, sungai yang membelah kota itu terus menerus mengalami pendangkalan. Juga banyak tumbuh tanaman liar di dasar sungai. Kekhawatiran makin meningkat ketika saat ini memasuki musim hujan. Mereka takut debit air sungai meluap ke perkampungan.

Saat ini, sebagian besar kawasan di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Tak terkecuali di Lumajang. Daerah yang memiliki sungai di tengah kota ini perlu melakukan antisipasi dini. Utamanya terhadap peningkatan debit sungai.

Sebab, ketika memasuki musim penghujan, debit air Kali Asem meningkat berlipat-lipat dari biasanya. Namun di dasar sungai terserbut pendangkalan makin bertambah. Gundukan tanah juga makin tinggi. Dan tumbuh subur tanaman liar.
Praktis, hal tersebut menyebabkan terganggunya arus sungai. Sekaligus mempersempit aliran sungai. Perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat dibutuhkan dalam mengurangi kekhawatiran tersebut. Sebab, normalisasi dasaran sungai Kali Asem sudah berlangsung cukup lama.

Buamin salah satu warga yang tinggal di pinggiran Kali Asem mengungkapkan kegelisahannya. Lelaki 50 tahun itu mengatakan sudah lama tidak ada normalisasi. Sampai tanaman liar meninggi. Dan dasar sungai menjadi dangkal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/