alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Ada Lima Kecamatan dengan Pernikahan Dini Terbanyak

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Lumajang memiliki problem serius dalam penanganan pernikahan dini. Sebab, sampai saat ini ada lima kecamatan yang masih memiliki angka pernikahan dini tinggi.

Kondisi itu terungkap dalam training penggunaan data bagi media dan organisasi masyarakat sipil. Yang digelar East Java Provincial Coordinator KINERJA Asian Development Bank (ADB) bekerja sama dengan Open Government Partnership (OGP), kemarin. Tujuannya untuk menghapus pernikahan dini.

“Diharapkan dengan adanya penghapusan pernikahan anak ini, Lumajang bisa lebih bagus dalam menaikkan Indeks Perkembangan Manusia (IPM)” kata Enik Kustianing Rohmi, Sekretaris Bappeda Setda Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat ini IPM Kabupaten Lumajang masih sangat rendah. Menduduki peringkat 36 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dalam data dinamis Provinsi, Lumajang sudah ada kenaikan dari 64,23 menjadi 64,83. Dan tergolong rendah se – Bakorwil Jember.

“Walaupun ada kenaikan, ternyata Lumajang masih ada di rangking 3 dari bawah, jadi IPM kita masih berada di angka 36 dari 38 Kabupaten, sangat memprihatinkan.” Tegasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Lumajang memiliki problem serius dalam penanganan pernikahan dini. Sebab, sampai saat ini ada lima kecamatan yang masih memiliki angka pernikahan dini tinggi.

Kondisi itu terungkap dalam training penggunaan data bagi media dan organisasi masyarakat sipil. Yang digelar East Java Provincial Coordinator KINERJA Asian Development Bank (ADB) bekerja sama dengan Open Government Partnership (OGP), kemarin. Tujuannya untuk menghapus pernikahan dini.

“Diharapkan dengan adanya penghapusan pernikahan anak ini, Lumajang bisa lebih bagus dalam menaikkan Indeks Perkembangan Manusia (IPM)” kata Enik Kustianing Rohmi, Sekretaris Bappeda Setda Lumajang.

Saat ini IPM Kabupaten Lumajang masih sangat rendah. Menduduki peringkat 36 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dalam data dinamis Provinsi, Lumajang sudah ada kenaikan dari 64,23 menjadi 64,83. Dan tergolong rendah se – Bakorwil Jember.

“Walaupun ada kenaikan, ternyata Lumajang masih ada di rangking 3 dari bawah, jadi IPM kita masih berada di angka 36 dari 38 Kabupaten, sangat memprihatinkan.” Tegasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Lumajang memiliki problem serius dalam penanganan pernikahan dini. Sebab, sampai saat ini ada lima kecamatan yang masih memiliki angka pernikahan dini tinggi.

Kondisi itu terungkap dalam training penggunaan data bagi media dan organisasi masyarakat sipil. Yang digelar East Java Provincial Coordinator KINERJA Asian Development Bank (ADB) bekerja sama dengan Open Government Partnership (OGP), kemarin. Tujuannya untuk menghapus pernikahan dini.

“Diharapkan dengan adanya penghapusan pernikahan anak ini, Lumajang bisa lebih bagus dalam menaikkan Indeks Perkembangan Manusia (IPM)” kata Enik Kustianing Rohmi, Sekretaris Bappeda Setda Lumajang.

Saat ini IPM Kabupaten Lumajang masih sangat rendah. Menduduki peringkat 36 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dalam data dinamis Provinsi, Lumajang sudah ada kenaikan dari 64,23 menjadi 64,83. Dan tergolong rendah se – Bakorwil Jember.

“Walaupun ada kenaikan, ternyata Lumajang masih ada di rangking 3 dari bawah, jadi IPM kita masih berada di angka 36 dari 38 Kabupaten, sangat memprihatinkan.” Tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/