alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Raih Penghargaan Perhutanan Sosial

Berharap Pemetaan dan Penataan Semakin Dimaksimalkan

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RadarJember.Id Dukungan dan komitmen Pemkab Lumajang dalam implementasi Integrated Area Develompment (IAD) perhutanan sosial Provinsi Jawa Timur diapresiasi. Berkat penataan kawasan hutan berbasis perhutanan sosial yang terintegrasi, Pemkab Lumajang mendapat penghargaan.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mewakili penerimaan penghargaan tersebut di Hotel Shangri-La Surabaya, kemarin (28/12). Penghargaan itu langsung diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Perluasan lahan area pengembangan tersebut diharapkan dapat dipetakan dan ditata lebih baik lagi.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto menyatakan, reforma agraria melalui tanah objek reforma agraria (Tora) perhutanan sosial memberikan kepastian hukum pada tempat tinggal dan permukiman warga yang tinggal di kawasan hutan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan begitu, keberadaannya bersama sejumlah fasilitas umum, fasilitas sosial di kawasan hutan dapat diselesaikan dan dapat dikeluarkan dari hutan. “Hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2021. Akan diselesaikan melalui Tora,” katanya.

- Advertisement -

SURABAYA, RadarJember.Id Dukungan dan komitmen Pemkab Lumajang dalam implementasi Integrated Area Develompment (IAD) perhutanan sosial Provinsi Jawa Timur diapresiasi. Berkat penataan kawasan hutan berbasis perhutanan sosial yang terintegrasi, Pemkab Lumajang mendapat penghargaan.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mewakili penerimaan penghargaan tersebut di Hotel Shangri-La Surabaya, kemarin (28/12). Penghargaan itu langsung diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Perluasan lahan area pengembangan tersebut diharapkan dapat dipetakan dan ditata lebih baik lagi.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto menyatakan, reforma agraria melalui tanah objek reforma agraria (Tora) perhutanan sosial memberikan kepastian hukum pada tempat tinggal dan permukiman warga yang tinggal di kawasan hutan.

Dengan begitu, keberadaannya bersama sejumlah fasilitas umum, fasilitas sosial di kawasan hutan dapat diselesaikan dan dapat dikeluarkan dari hutan. “Hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2021. Akan diselesaikan melalui Tora,” katanya.

SURABAYA, RadarJember.Id Dukungan dan komitmen Pemkab Lumajang dalam implementasi Integrated Area Develompment (IAD) perhutanan sosial Provinsi Jawa Timur diapresiasi. Berkat penataan kawasan hutan berbasis perhutanan sosial yang terintegrasi, Pemkab Lumajang mendapat penghargaan.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mewakili penerimaan penghargaan tersebut di Hotel Shangri-La Surabaya, kemarin (28/12). Penghargaan itu langsung diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Perluasan lahan area pengembangan tersebut diharapkan dapat dipetakan dan ditata lebih baik lagi.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) Bambang Supriyanto menyatakan, reforma agraria melalui tanah objek reforma agraria (Tora) perhutanan sosial memberikan kepastian hukum pada tempat tinggal dan permukiman warga yang tinggal di kawasan hutan.

Dengan begitu, keberadaannya bersama sejumlah fasilitas umum, fasilitas sosial di kawasan hutan dapat diselesaikan dan dapat dikeluarkan dari hutan. “Hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2021. Akan diselesaikan melalui Tora,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/