23.2 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Pajak Hotel Surplus 3,5 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

TUKUM, Radar Semeru – Mendekati akhir tahun anggaran 2022, tidak semua sektor pajak memenuhi target. Dari sepuluh sektor pajak, hanya lima sektor di antaranya yang memenuhi target. Salah satunya pajak dari sektor perhotelan. Sampai 25 November lalu, realisasinya telah surplus 3,5 persen.

BACA JUGA : Terus Tekan Stunting, Hasil Kerja PKK Diapresiasi

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pajak hotel ditarget sebesar Rp 700 juta. Namun, dalam momen perubahan anggaran kabupaten (PAK) atau Perubahan APBD 2022 pada bulan September lalu, target pajak dari sektor itu ditambah Rp 100 juta. Praktis, targetnya menjadi Rp 800 juta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Rencana dan Pengendalian Operasional (Rendalops) Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang Didik Sumartono mengatakan, perhitungan pajak dari sektor hotel menggunakan sistem self assessment. Artinya, pemerintah mempercayakan pembayarannya pada perusahaan secara penuh.

- Advertisement -

TUKUM, Radar Semeru – Mendekati akhir tahun anggaran 2022, tidak semua sektor pajak memenuhi target. Dari sepuluh sektor pajak, hanya lima sektor di antaranya yang memenuhi target. Salah satunya pajak dari sektor perhotelan. Sampai 25 November lalu, realisasinya telah surplus 3,5 persen.

BACA JUGA : Terus Tekan Stunting, Hasil Kerja PKK Diapresiasi

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pajak hotel ditarget sebesar Rp 700 juta. Namun, dalam momen perubahan anggaran kabupaten (PAK) atau Perubahan APBD 2022 pada bulan September lalu, target pajak dari sektor itu ditambah Rp 100 juta. Praktis, targetnya menjadi Rp 800 juta.

Kabid Rencana dan Pengendalian Operasional (Rendalops) Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang Didik Sumartono mengatakan, perhitungan pajak dari sektor hotel menggunakan sistem self assessment. Artinya, pemerintah mempercayakan pembayarannya pada perusahaan secara penuh.

TUKUM, Radar Semeru – Mendekati akhir tahun anggaran 2022, tidak semua sektor pajak memenuhi target. Dari sepuluh sektor pajak, hanya lima sektor di antaranya yang memenuhi target. Salah satunya pajak dari sektor perhotelan. Sampai 25 November lalu, realisasinya telah surplus 3,5 persen.

BACA JUGA : Terus Tekan Stunting, Hasil Kerja PKK Diapresiasi

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pajak hotel ditarget sebesar Rp 700 juta. Namun, dalam momen perubahan anggaran kabupaten (PAK) atau Perubahan APBD 2022 pada bulan September lalu, target pajak dari sektor itu ditambah Rp 100 juta. Praktis, targetnya menjadi Rp 800 juta.

Kabid Rencana dan Pengendalian Operasional (Rendalops) Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang Didik Sumartono mengatakan, perhitungan pajak dari sektor hotel menggunakan sistem self assessment. Artinya, pemerintah mempercayakan pembayarannya pada perusahaan secara penuh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca