alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Bandel Langgar Aturan

Satpol PP Berulang Kali Ingatkan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka penularan Covid-19 di Lumajang mengalami kenaikan drastis, bulan ini. Namun, kesadaran masyarakat terkait bahaya wabah itu masih sulit dikendalikan.  Masih ada yang beranggapan wabah tersebut hanya sebagai wacana pemerintah belaka.

Seperti tampak di Alun-Alun Kota Lumajang misalnya. Di lokasi publik ini, sementara waktu aktivitasnya ditutup karena antisipasi penularan korona. Namun, masih ada saja warga yang abai terhadap kebijakan ini. Pengamatan wartawan Radar Semeru, kawasan tersebut masih tampak ramai.

Risma, 17, warga Desa/Kecamatan Senduro, mengungkapkan, sudah lama dirinya tidak berkunjung ke Alun-Alun Lumajang. Dia pun bersama empat teman wanita lainnya nekat main di lokasi itu. “Saya lihat ramai, ya sudah ke sini,”  ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku tidak mengetahui bahwa tempat tersebut ditutup sementara waktu. Padahal, ada tanda seperti pagar besi terlihat jelas pada sisi timur dan barat alun-alun.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka penularan Covid-19 di Lumajang mengalami kenaikan drastis, bulan ini. Namun, kesadaran masyarakat terkait bahaya wabah itu masih sulit dikendalikan.  Masih ada yang beranggapan wabah tersebut hanya sebagai wacana pemerintah belaka.

Seperti tampak di Alun-Alun Kota Lumajang misalnya. Di lokasi publik ini, sementara waktu aktivitasnya ditutup karena antisipasi penularan korona. Namun, masih ada saja warga yang abai terhadap kebijakan ini. Pengamatan wartawan Radar Semeru, kawasan tersebut masih tampak ramai.

Risma, 17, warga Desa/Kecamatan Senduro, mengungkapkan, sudah lama dirinya tidak berkunjung ke Alun-Alun Lumajang. Dia pun bersama empat teman wanita lainnya nekat main di lokasi itu. “Saya lihat ramai, ya sudah ke sini,”  ucapnya.

Dia mengaku tidak mengetahui bahwa tempat tersebut ditutup sementara waktu. Padahal, ada tanda seperti pagar besi terlihat jelas pada sisi timur dan barat alun-alun.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka penularan Covid-19 di Lumajang mengalami kenaikan drastis, bulan ini. Namun, kesadaran masyarakat terkait bahaya wabah itu masih sulit dikendalikan.  Masih ada yang beranggapan wabah tersebut hanya sebagai wacana pemerintah belaka.

Seperti tampak di Alun-Alun Kota Lumajang misalnya. Di lokasi publik ini, sementara waktu aktivitasnya ditutup karena antisipasi penularan korona. Namun, masih ada saja warga yang abai terhadap kebijakan ini. Pengamatan wartawan Radar Semeru, kawasan tersebut masih tampak ramai.

Risma, 17, warga Desa/Kecamatan Senduro, mengungkapkan, sudah lama dirinya tidak berkunjung ke Alun-Alun Lumajang. Dia pun bersama empat teman wanita lainnya nekat main di lokasi itu. “Saya lihat ramai, ya sudah ke sini,”  ucapnya.

Dia mengaku tidak mengetahui bahwa tempat tersebut ditutup sementara waktu. Padahal, ada tanda seperti pagar besi terlihat jelas pada sisi timur dan barat alun-alun.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/