30.4 C
Jember
Friday, 24 March 2023

Istri Kades Lama Daftar PAW

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades antarwaktu (PAW) pada tiga desa di Lumajang berjalan cukup lancar. Selama tahapan pendaftaran bakal calon, terpantau cukup aman. Bahkan, nyaris tak ada gejolak yang muncul dari masyarakat. Sehingga, hampir semua istri mantan kades lama ketiga desa itu ikut mendaftar.

Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Satu di antaranya bernama Desi Setiyowati, seorang istri Kades Baihaqi Dahid Ilhamsyah yang meninggal dunia, beberapa waktu lalu, karena terkena penyakit.

Berikutnya, pelaksanaan PAW di Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko. Sampai kemarin, setidaknya ada enam orang yang sudah mendaftarkan diri ke panitia. Namun, mereka masih melengkapi berkas. Di sana juga terdapat istri Kades Ismantoro Sarjono yang bernama Endah Suyanti, yang juga ikut mendaftar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sulindra, Ketua PAW Desa Grati, mengatakan, antusiasnya masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan musyawarah desa PAW itu luar biasa. Sebab, ada banyak bakal calon yang mendaftarkan diri mengisi jabatan kades lama. Sebab, masa jabatannya memang tersisa lima tahunan.

Menurut dia, meskipun banyak bakal calon yang mendaftar, dokumen persyaratan yang sudah diserahkan bakal diklarifikasi setelah pendaftaran ditutup. Setelah muncul siapa saja nama-nama yang persyaratannya lengkap dan jumlahnya melebihi tiga orang, bakal dilakukan seleksi tambahan.

Sementara itu, kenyataan istri tertarik ingin meneruskan jabatan suaminya yang masih belum tuntas ini berbeda dengan kondisi di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Di desa ini, bukan istri Kades Imron, yang sebelumnya meninggal terkena penyakit, yang mendaftar. Tetapi, istri PJ Kades Saiful yang mendaftarkan diri.

Camat Sumbersuko Misjoko mengatakan, fenomena itu sah-sah saja asalkan memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan. Namun, sampai kemarin istri PJ tersebut ternyata masih sekadar meminta formulir pendaftaran, belum mendaftar. “Kalau laporan panitia pendaftarnya masih kosong, tetapi sudah ambil formulir,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades antarwaktu (PAW) pada tiga desa di Lumajang berjalan cukup lancar. Selama tahapan pendaftaran bakal calon, terpantau cukup aman. Bahkan, nyaris tak ada gejolak yang muncul dari masyarakat. Sehingga, hampir semua istri mantan kades lama ketiga desa itu ikut mendaftar.

Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Satu di antaranya bernama Desi Setiyowati, seorang istri Kades Baihaqi Dahid Ilhamsyah yang meninggal dunia, beberapa waktu lalu, karena terkena penyakit.

Berikutnya, pelaksanaan PAW di Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko. Sampai kemarin, setidaknya ada enam orang yang sudah mendaftarkan diri ke panitia. Namun, mereka masih melengkapi berkas. Di sana juga terdapat istri Kades Ismantoro Sarjono yang bernama Endah Suyanti, yang juga ikut mendaftar.

Sulindra, Ketua PAW Desa Grati, mengatakan, antusiasnya masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan musyawarah desa PAW itu luar biasa. Sebab, ada banyak bakal calon yang mendaftarkan diri mengisi jabatan kades lama. Sebab, masa jabatannya memang tersisa lima tahunan.

Menurut dia, meskipun banyak bakal calon yang mendaftar, dokumen persyaratan yang sudah diserahkan bakal diklarifikasi setelah pendaftaran ditutup. Setelah muncul siapa saja nama-nama yang persyaratannya lengkap dan jumlahnya melebihi tiga orang, bakal dilakukan seleksi tambahan.

Sementara itu, kenyataan istri tertarik ingin meneruskan jabatan suaminya yang masih belum tuntas ini berbeda dengan kondisi di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Di desa ini, bukan istri Kades Imron, yang sebelumnya meninggal terkena penyakit, yang mendaftar. Tetapi, istri PJ Kades Saiful yang mendaftarkan diri.

Camat Sumbersuko Misjoko mengatakan, fenomena itu sah-sah saja asalkan memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan. Namun, sampai kemarin istri PJ tersebut ternyata masih sekadar meminta formulir pendaftaran, belum mendaftar. “Kalau laporan panitia pendaftarnya masih kosong, tetapi sudah ambil formulir,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades antarwaktu (PAW) pada tiga desa di Lumajang berjalan cukup lancar. Selama tahapan pendaftaran bakal calon, terpantau cukup aman. Bahkan, nyaris tak ada gejolak yang muncul dari masyarakat. Sehingga, hampir semua istri mantan kades lama ketiga desa itu ikut mendaftar.

Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Satu di antaranya bernama Desi Setiyowati, seorang istri Kades Baihaqi Dahid Ilhamsyah yang meninggal dunia, beberapa waktu lalu, karena terkena penyakit.

Berikutnya, pelaksanaan PAW di Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko. Sampai kemarin, setidaknya ada enam orang yang sudah mendaftarkan diri ke panitia. Namun, mereka masih melengkapi berkas. Di sana juga terdapat istri Kades Ismantoro Sarjono yang bernama Endah Suyanti, yang juga ikut mendaftar.

Sulindra, Ketua PAW Desa Grati, mengatakan, antusiasnya masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan musyawarah desa PAW itu luar biasa. Sebab, ada banyak bakal calon yang mendaftarkan diri mengisi jabatan kades lama. Sebab, masa jabatannya memang tersisa lima tahunan.

Menurut dia, meskipun banyak bakal calon yang mendaftar, dokumen persyaratan yang sudah diserahkan bakal diklarifikasi setelah pendaftaran ditutup. Setelah muncul siapa saja nama-nama yang persyaratannya lengkap dan jumlahnya melebihi tiga orang, bakal dilakukan seleksi tambahan.

Sementara itu, kenyataan istri tertarik ingin meneruskan jabatan suaminya yang masih belum tuntas ini berbeda dengan kondisi di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Di desa ini, bukan istri Kades Imron, yang sebelumnya meninggal terkena penyakit, yang mendaftar. Tetapi, istri PJ Kades Saiful yang mendaftarkan diri.

Camat Sumbersuko Misjoko mengatakan, fenomena itu sah-sah saja asalkan memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan. Namun, sampai kemarin istri PJ tersebut ternyata masih sekadar meminta formulir pendaftaran, belum mendaftar. “Kalau laporan panitia pendaftarnya masih kosong, tetapi sudah ambil formulir,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca