alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Ikuti Perkembangan Pasar, Pedagang Lijo Rambah Transaksi Online

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Penerapan physical distancing membuat para pedagang putar otak agar dagangan mereka tak sepi. Sebab, mulai banyak konsumen yang enggan berbelanja di pasar, termasuk untuk kebutuhan harian mereka. Seperti sayur-mayur.

Oleh karena itu, para pedagang mulai banting setir dengan mengubah cara berjualan mereka. Kini, pedagang sudah menjajal model transaksi daring (online) untuk melayani pelanggan mereka. Termasuk pedagang sayur keliling atau yang biasa disebut lijo.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Lumajang Syamsul Arifin mengatakan, wabah korona memang berdampak terhadap penurunan pendapatan pedagang bahan pokok di pasar seluruh Lumajang. “Penurunan pendapatan para penjual hingga 40 persen,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut karena adanya imbauan social distancing dan berdiam di rumah, sehingga daya beli masyarakat menurun. Padahal, saat ini adalah bulan Ramadan yang diperkirakan oleh pedagang ada lonjakan daya beli. “Semua bahan pokok juga turun, ayam dan apapun kecuali gula,” ucapnya.

- Advertisement -

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Penerapan physical distancing membuat para pedagang putar otak agar dagangan mereka tak sepi. Sebab, mulai banyak konsumen yang enggan berbelanja di pasar, termasuk untuk kebutuhan harian mereka. Seperti sayur-mayur.

Oleh karena itu, para pedagang mulai banting setir dengan mengubah cara berjualan mereka. Kini, pedagang sudah menjajal model transaksi daring (online) untuk melayani pelanggan mereka. Termasuk pedagang sayur keliling atau yang biasa disebut lijo.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Lumajang Syamsul Arifin mengatakan, wabah korona memang berdampak terhadap penurunan pendapatan pedagang bahan pokok di pasar seluruh Lumajang. “Penurunan pendapatan para penjual hingga 40 persen,” ungkapnya.

Hal tersebut karena adanya imbauan social distancing dan berdiam di rumah, sehingga daya beli masyarakat menurun. Padahal, saat ini adalah bulan Ramadan yang diperkirakan oleh pedagang ada lonjakan daya beli. “Semua bahan pokok juga turun, ayam dan apapun kecuali gula,” ucapnya.

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Penerapan physical distancing membuat para pedagang putar otak agar dagangan mereka tak sepi. Sebab, mulai banyak konsumen yang enggan berbelanja di pasar, termasuk untuk kebutuhan harian mereka. Seperti sayur-mayur.

Oleh karena itu, para pedagang mulai banting setir dengan mengubah cara berjualan mereka. Kini, pedagang sudah menjajal model transaksi daring (online) untuk melayani pelanggan mereka. Termasuk pedagang sayur keliling atau yang biasa disebut lijo.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Lumajang Syamsul Arifin mengatakan, wabah korona memang berdampak terhadap penurunan pendapatan pedagang bahan pokok di pasar seluruh Lumajang. “Penurunan pendapatan para penjual hingga 40 persen,” ungkapnya.

Hal tersebut karena adanya imbauan social distancing dan berdiam di rumah, sehingga daya beli masyarakat menurun. Padahal, saat ini adalah bulan Ramadan yang diperkirakan oleh pedagang ada lonjakan daya beli. “Semua bahan pokok juga turun, ayam dan apapun kecuali gula,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/