alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Paman dan Keponakan Dihujani Bogem Mentah

Dihajar Massa saat Bawa Lari Motor Curian

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini kasus pencurian sepeda motor di Lumajang kembali marak. Setelah aksi maling motor di kawasan Toga yang terekam CCTV, terakhir dua pemuda yang nekat mencuri motor di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, dikeroyok warga setempat.
Menurut keterangan saksi dari warga sekitar, aksi itu dilakukan ketika keduanya pulang dari salah satu warung kopi kawasan kota. Dalam perjalanan, mereka melihat sepeda motor terparkir di depan warung dengan kunci motor tak terlepas, niatan itu muncul. Apalagi, kawanan pelaku terimpit kebutuhan ekonomi. Langsung saja aksi pencurian dilancarkan.
Hermawan, warga setempat, menjelaskan, keduanya tertangkap basah oleh pemilik sepeda motor. Seketika itu dia langsung berteriak hingga mengundang keramaian. Ketika pelaku hendak melarikan diri, warga setempat yang melihat langsung menahan motor pelaku dari belakang hingga terjatuh.
“Ya warga langsung emosi. Masak sudah jelas-jelas mau mencuri motor tidak diberi pelajaran. Untungnya, warga masih bisa menahan. Kalau tidak, mau jadi apa mereka. Apalagi ternyata masih belum terlalu dewasa, kalau tidak dibina kelakuannya masih tetap,” jelasnya.
Diketahui, kedua pemuda tersebut berasal dari Dusun Bulukumbang, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Mereka bernama Ulum usia 19 tahun dan keponakannya yang bernama Khodis usia 16 tahun. Beruntung, pihak kepolisian segera datang, sehingga amukan warga bisa teredam.
Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso mengatakan, kedua pelaku langsung diamankan dan dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara sepeda motor milik korban dan pelaku langsung diamankan sebagai barang bukti. “Kami amankan pelaku untuk pengembangan lainnya. Kemungkinan bisa terhubung dengan pelaku lain,” pungkasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini kasus pencurian sepeda motor di Lumajang kembali marak. Setelah aksi maling motor di kawasan Toga yang terekam CCTV, terakhir dua pemuda yang nekat mencuri motor di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, dikeroyok warga setempat.
Menurut keterangan saksi dari warga sekitar, aksi itu dilakukan ketika keduanya pulang dari salah satu warung kopi kawasan kota. Dalam perjalanan, mereka melihat sepeda motor terparkir di depan warung dengan kunci motor tak terlepas, niatan itu muncul. Apalagi, kawanan pelaku terimpit kebutuhan ekonomi. Langsung saja aksi pencurian dilancarkan.
Hermawan, warga setempat, menjelaskan, keduanya tertangkap basah oleh pemilik sepeda motor. Seketika itu dia langsung berteriak hingga mengundang keramaian. Ketika pelaku hendak melarikan diri, warga setempat yang melihat langsung menahan motor pelaku dari belakang hingga terjatuh.
“Ya warga langsung emosi. Masak sudah jelas-jelas mau mencuri motor tidak diberi pelajaran. Untungnya, warga masih bisa menahan. Kalau tidak, mau jadi apa mereka. Apalagi ternyata masih belum terlalu dewasa, kalau tidak dibina kelakuannya masih tetap,” jelasnya.
Diketahui, kedua pemuda tersebut berasal dari Dusun Bulukumbang, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Mereka bernama Ulum usia 19 tahun dan keponakannya yang bernama Khodis usia 16 tahun. Beruntung, pihak kepolisian segera datang, sehingga amukan warga bisa teredam.
Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso mengatakan, kedua pelaku langsung diamankan dan dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara sepeda motor milik korban dan pelaku langsung diamankan sebagai barang bukti. “Kami amankan pelaku untuk pengembangan lainnya. Kemungkinan bisa terhubung dengan pelaku lain,” pungkasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini kasus pencurian sepeda motor di Lumajang kembali marak. Setelah aksi maling motor di kawasan Toga yang terekam CCTV, terakhir dua pemuda yang nekat mencuri motor di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, dikeroyok warga setempat.
Menurut keterangan saksi dari warga sekitar, aksi itu dilakukan ketika keduanya pulang dari salah satu warung kopi kawasan kota. Dalam perjalanan, mereka melihat sepeda motor terparkir di depan warung dengan kunci motor tak terlepas, niatan itu muncul. Apalagi, kawanan pelaku terimpit kebutuhan ekonomi. Langsung saja aksi pencurian dilancarkan.
Hermawan, warga setempat, menjelaskan, keduanya tertangkap basah oleh pemilik sepeda motor. Seketika itu dia langsung berteriak hingga mengundang keramaian. Ketika pelaku hendak melarikan diri, warga setempat yang melihat langsung menahan motor pelaku dari belakang hingga terjatuh.
“Ya warga langsung emosi. Masak sudah jelas-jelas mau mencuri motor tidak diberi pelajaran. Untungnya, warga masih bisa menahan. Kalau tidak, mau jadi apa mereka. Apalagi ternyata masih belum terlalu dewasa, kalau tidak dibina kelakuannya masih tetap,” jelasnya.
Diketahui, kedua pemuda tersebut berasal dari Dusun Bulukumbang, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Mereka bernama Ulum usia 19 tahun dan keponakannya yang bernama Khodis usia 16 tahun. Beruntung, pihak kepolisian segera datang, sehingga amukan warga bisa teredam.
Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso mengatakan, kedua pelaku langsung diamankan dan dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara sepeda motor milik korban dan pelaku langsung diamankan sebagai barang bukti. “Kami amankan pelaku untuk pengembangan lainnya. Kemungkinan bisa terhubung dengan pelaku lain,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/