alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

CCTV Terpasang, tapi Belum Difungsikan

Penerapan E-Tilang Masih Tunggu Hasil Koordinasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Secara serentak seluruh kabupaten kota bakal menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang. Termasuk Lumajang. Sayangnya, persiapan kabupaten ini masih terus melakukan koordinasi. Sementara ini memang sudah ada satu yang terpasang, tapi belum bisa difungsikan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sementara ini CCTV yang sudah terpasang diletakkan di pertigaan lampu merah Jalan Sukodono. Alat perekam itu digunakan untuk mengawasi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Baik pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm maupun pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim mengatakan, selain kedua pelanggaran tersebut, beberapa pelanggaran lainnya juga bakal dikenai tilang. Seperti pelanggaran lampu lalu lintas, marka jalan, memakai ponsel ketika berkendara, melawan arus, serta pengendara yang melanggar pembatasan untuk kendaraan tertentu.
“Kalau alatnya sudah terpasang, tetapi fungsionalnya masih dikomunikasikan dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Dalam waktu dekat bakal difungsikan keberadaannya,” ucapnya.
Alat perekam tersebut juga cukup canggih karena sudah memakai teknologi face recognition yang bisa dimanfaatkan kepolisian sebagai alat bukti nyata, kuat, serta akurat dalam mengungkap kasus kecelakaan dan kriminalitas di jalan raya.
“Ini teknologi kamera CCTV yang dapat mendeteksi pelanggar lalu lintas terkait waktu maupun jenis pelanggarannya tanpa pandang bulu. Ini membantu sekali mengungkap kasus kriminalitas di jalan raya,” ujarnya.
Sementara itu, Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta mengatakan, pemasangan CCTV memang sejak lama dilakukan. Bahkan ada beberapa titik, tetapi fungsinya hanya untuk mengamati kendaraan yang lalu lalang. “Masih kami koordinasikan kepada beberapa pihak. Kemungkinan itu akan dipakai juga di beberapa titik,” pungkasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Secara serentak seluruh kabupaten kota bakal menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang. Termasuk Lumajang. Sayangnya, persiapan kabupaten ini masih terus melakukan koordinasi. Sementara ini memang sudah ada satu yang terpasang, tapi belum bisa difungsikan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sementara ini CCTV yang sudah terpasang diletakkan di pertigaan lampu merah Jalan Sukodono. Alat perekam itu digunakan untuk mengawasi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Baik pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm maupun pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim mengatakan, selain kedua pelanggaran tersebut, beberapa pelanggaran lainnya juga bakal dikenai tilang. Seperti pelanggaran lampu lalu lintas, marka jalan, memakai ponsel ketika berkendara, melawan arus, serta pengendara yang melanggar pembatasan untuk kendaraan tertentu.
“Kalau alatnya sudah terpasang, tetapi fungsionalnya masih dikomunikasikan dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Dalam waktu dekat bakal difungsikan keberadaannya,” ucapnya.
Alat perekam tersebut juga cukup canggih karena sudah memakai teknologi face recognition yang bisa dimanfaatkan kepolisian sebagai alat bukti nyata, kuat, serta akurat dalam mengungkap kasus kecelakaan dan kriminalitas di jalan raya.
“Ini teknologi kamera CCTV yang dapat mendeteksi pelanggar lalu lintas terkait waktu maupun jenis pelanggarannya tanpa pandang bulu. Ini membantu sekali mengungkap kasus kriminalitas di jalan raya,” ujarnya.
Sementara itu, Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta mengatakan, pemasangan CCTV memang sejak lama dilakukan. Bahkan ada beberapa titik, tetapi fungsinya hanya untuk mengamati kendaraan yang lalu lalang. “Masih kami koordinasikan kepada beberapa pihak. Kemungkinan itu akan dipakai juga di beberapa titik,” pungkasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Secara serentak seluruh kabupaten kota bakal menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang. Termasuk Lumajang. Sayangnya, persiapan kabupaten ini masih terus melakukan koordinasi. Sementara ini memang sudah ada satu yang terpasang, tapi belum bisa difungsikan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sementara ini CCTV yang sudah terpasang diletakkan di pertigaan lampu merah Jalan Sukodono. Alat perekam itu digunakan untuk mengawasi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Baik pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm maupun pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim mengatakan, selain kedua pelanggaran tersebut, beberapa pelanggaran lainnya juga bakal dikenai tilang. Seperti pelanggaran lampu lalu lintas, marka jalan, memakai ponsel ketika berkendara, melawan arus, serta pengendara yang melanggar pembatasan untuk kendaraan tertentu.
“Kalau alatnya sudah terpasang, tetapi fungsionalnya masih dikomunikasikan dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Dalam waktu dekat bakal difungsikan keberadaannya,” ucapnya.
Alat perekam tersebut juga cukup canggih karena sudah memakai teknologi face recognition yang bisa dimanfaatkan kepolisian sebagai alat bukti nyata, kuat, serta akurat dalam mengungkap kasus kecelakaan dan kriminalitas di jalan raya.
“Ini teknologi kamera CCTV yang dapat mendeteksi pelanggar lalu lintas terkait waktu maupun jenis pelanggarannya tanpa pandang bulu. Ini membantu sekali mengungkap kasus kriminalitas di jalan raya,” ujarnya.
Sementara itu, Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta mengatakan, pemasangan CCTV memang sejak lama dilakukan. Bahkan ada beberapa titik, tetapi fungsinya hanya untuk mengamati kendaraan yang lalu lalang. “Masih kami koordinasikan kepada beberapa pihak. Kemungkinan itu akan dipakai juga di beberapa titik,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/