22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Diklaim Sesuai Prinsip Penataan

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGSARI, Radar Semeru – Dari tiga opsi rancangan dapil yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, dua di antaranya merupakan opsi baru. Opsi tersebut mengubah skema peta daerah pemilihan (dapil) lama dengan memecah serta menggabungkan beberapa kecamatan.

BACA JUGA : Perkuat Kearifan Lokal Kawasan Ijen, Untuk Cegah Budaya Kebarat-baratan

Tiga opsi tersebut perinciannya, opsi pertama tidak ada perubahan dalam susunan dapil lama. Opsi kedua menambah satu dapil baru, dan opsi terakhir menambah dua dapil baru. Ketiga opsi itu sudah final, tidak bisa berganti. Sebab, penetapannya diklaim sesuai dengan tujuh prinsip penataan dapil.

Mobile_AP_Rectangle 2

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Lumajang Nur Ismandiana mengatakan, opsi kedua menambah satu dapil, yaitu dapil enam dengan memasukkan cakupan wilayah di Kecamatan Jatiroto, Rowokangkung, dan Kecamatan Randuagung. Pemecahan tersebut melihat unsur-unsur atau prinsip yang mendekati.

“Kita ambil dari dapil 1, 2, dan dapil 5. Kita jadikan satu menjadi dapil 6. Sedangkan kecamatan-kecamatan lainnya tidak mengalami perubahan. Tentu pengurangan dapil ini juga akan berimbas pada jumlah kursi di setiap dapil. Jadi, kurang lebih nanti itu 10, 9, 10, 7, 7, dan 7. Jumlah kursi terbanyak ada di dapil 1 dan 3,” katanya.

- Advertisement -

KARANGSARI, Radar Semeru – Dari tiga opsi rancangan dapil yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, dua di antaranya merupakan opsi baru. Opsi tersebut mengubah skema peta daerah pemilihan (dapil) lama dengan memecah serta menggabungkan beberapa kecamatan.

BACA JUGA : Perkuat Kearifan Lokal Kawasan Ijen, Untuk Cegah Budaya Kebarat-baratan

Tiga opsi tersebut perinciannya, opsi pertama tidak ada perubahan dalam susunan dapil lama. Opsi kedua menambah satu dapil baru, dan opsi terakhir menambah dua dapil baru. Ketiga opsi itu sudah final, tidak bisa berganti. Sebab, penetapannya diklaim sesuai dengan tujuh prinsip penataan dapil.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Lumajang Nur Ismandiana mengatakan, opsi kedua menambah satu dapil, yaitu dapil enam dengan memasukkan cakupan wilayah di Kecamatan Jatiroto, Rowokangkung, dan Kecamatan Randuagung. Pemecahan tersebut melihat unsur-unsur atau prinsip yang mendekati.

“Kita ambil dari dapil 1, 2, dan dapil 5. Kita jadikan satu menjadi dapil 6. Sedangkan kecamatan-kecamatan lainnya tidak mengalami perubahan. Tentu pengurangan dapil ini juga akan berimbas pada jumlah kursi di setiap dapil. Jadi, kurang lebih nanti itu 10, 9, 10, 7, 7, dan 7. Jumlah kursi terbanyak ada di dapil 1 dan 3,” katanya.

KARANGSARI, Radar Semeru – Dari tiga opsi rancangan dapil yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, dua di antaranya merupakan opsi baru. Opsi tersebut mengubah skema peta daerah pemilihan (dapil) lama dengan memecah serta menggabungkan beberapa kecamatan.

BACA JUGA : Perkuat Kearifan Lokal Kawasan Ijen, Untuk Cegah Budaya Kebarat-baratan

Tiga opsi tersebut perinciannya, opsi pertama tidak ada perubahan dalam susunan dapil lama. Opsi kedua menambah satu dapil baru, dan opsi terakhir menambah dua dapil baru. Ketiga opsi itu sudah final, tidak bisa berganti. Sebab, penetapannya diklaim sesuai dengan tujuh prinsip penataan dapil.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Lumajang Nur Ismandiana mengatakan, opsi kedua menambah satu dapil, yaitu dapil enam dengan memasukkan cakupan wilayah di Kecamatan Jatiroto, Rowokangkung, dan Kecamatan Randuagung. Pemecahan tersebut melihat unsur-unsur atau prinsip yang mendekati.

“Kita ambil dari dapil 1, 2, dan dapil 5. Kita jadikan satu menjadi dapil 6. Sedangkan kecamatan-kecamatan lainnya tidak mengalami perubahan. Tentu pengurangan dapil ini juga akan berimbas pada jumlah kursi di setiap dapil. Jadi, kurang lebih nanti itu 10, 9, 10, 7, 7, dan 7. Jumlah kursi terbanyak ada di dapil 1 dan 3,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Dapat Garansi Jika Buahnya Busuk

Peminat Buku Bekas Sepi

Dirapikan saat Kondisi Rawan