alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Kakek Asal Suruji Barat Ditemukan Terbujur Kaku di Rumahnya

Diduga Sudah Tiga Hari Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga kelurahan Ditotrunan, Lumajang, kemarin, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang kakek. Iskak, warga Jalan Kol. Suruji Barat, Gang Mushollah, Kelurahan Ditotrunan, tersebut ditemukan meninggal dunia. Warga menemukannya terbujur kaku.

Sekitar pukul 10.00, bermula saat warga curiga dengan aktivitas yang tak biasa dari kakek tersebut. Sebab, selama ini korban dikenal selalu aktif salat berjamaah. Namun, selama tiga hari terakhir, warga tidak pernah melihatnya. Bahkan, di luar waktu itu, warga juga tidak pernah bertemu.

“Warga curiga terhadap korban. Karena setiap hari ikut melaksanakan salat berjamaah. Tetapi, selama tiga hari tidak ikut. Akhirnya timbul kecurigaan warga. Sehingga, kemarin sekitar pukul 10.00, dilihat ke rumahnya. Akhirnya, setelah diperiksa, korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, saat ditemukan, tubuh korban sudah terbujur kaku. Sebagian besar tubuh juga menunjukkan pembengkakan. “Kemungkinan meninggal tiga hari lalu atau lebih dari 24 jam. Karena kondisi tubuh korban membujur kaku dan mengeluarkan bau busuk di tempat tidur kamarnya. Itu juga terlihat dari luka pada bagian kelopak matanya yang pecah,” jelasnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Rogotrunan untuk proses evakuasi. Jenazah dibawa ke RSUD dr Haryoto untuk dilakukan visum luar. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pembunuhan. “Tidak ditemukan luka serius yang menyebabkan kematian dan bukan pembunuhan. Kemungkinan karena sudah masuk usia tua,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga kelurahan Ditotrunan, Lumajang, kemarin, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang kakek. Iskak, warga Jalan Kol. Suruji Barat, Gang Mushollah, Kelurahan Ditotrunan, tersebut ditemukan meninggal dunia. Warga menemukannya terbujur kaku.

Sekitar pukul 10.00, bermula saat warga curiga dengan aktivitas yang tak biasa dari kakek tersebut. Sebab, selama ini korban dikenal selalu aktif salat berjamaah. Namun, selama tiga hari terakhir, warga tidak pernah melihatnya. Bahkan, di luar waktu itu, warga juga tidak pernah bertemu.

“Warga curiga terhadap korban. Karena setiap hari ikut melaksanakan salat berjamaah. Tetapi, selama tiga hari tidak ikut. Akhirnya timbul kecurigaan warga. Sehingga, kemarin sekitar pukul 10.00, dilihat ke rumahnya. Akhirnya, setelah diperiksa, korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi.

Dia menjelaskan, saat ditemukan, tubuh korban sudah terbujur kaku. Sebagian besar tubuh juga menunjukkan pembengkakan. “Kemungkinan meninggal tiga hari lalu atau lebih dari 24 jam. Karena kondisi tubuh korban membujur kaku dan mengeluarkan bau busuk di tempat tidur kamarnya. Itu juga terlihat dari luka pada bagian kelopak matanya yang pecah,” jelasnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Rogotrunan untuk proses evakuasi. Jenazah dibawa ke RSUD dr Haryoto untuk dilakukan visum luar. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pembunuhan. “Tidak ditemukan luka serius yang menyebabkan kematian dan bukan pembunuhan. Kemungkinan karena sudah masuk usia tua,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga kelurahan Ditotrunan, Lumajang, kemarin, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang kakek. Iskak, warga Jalan Kol. Suruji Barat, Gang Mushollah, Kelurahan Ditotrunan, tersebut ditemukan meninggal dunia. Warga menemukannya terbujur kaku.

Sekitar pukul 10.00, bermula saat warga curiga dengan aktivitas yang tak biasa dari kakek tersebut. Sebab, selama ini korban dikenal selalu aktif salat berjamaah. Namun, selama tiga hari terakhir, warga tidak pernah melihatnya. Bahkan, di luar waktu itu, warga juga tidak pernah bertemu.

“Warga curiga terhadap korban. Karena setiap hari ikut melaksanakan salat berjamaah. Tetapi, selama tiga hari tidak ikut. Akhirnya timbul kecurigaan warga. Sehingga, kemarin sekitar pukul 10.00, dilihat ke rumahnya. Akhirnya, setelah diperiksa, korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi.

Dia menjelaskan, saat ditemukan, tubuh korban sudah terbujur kaku. Sebagian besar tubuh juga menunjukkan pembengkakan. “Kemungkinan meninggal tiga hari lalu atau lebih dari 24 jam. Karena kondisi tubuh korban membujur kaku dan mengeluarkan bau busuk di tempat tidur kamarnya. Itu juga terlihat dari luka pada bagian kelopak matanya yang pecah,” jelasnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Rogotrunan untuk proses evakuasi. Jenazah dibawa ke RSUD dr Haryoto untuk dilakukan visum luar. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pembunuhan. “Tidak ditemukan luka serius yang menyebabkan kematian dan bukan pembunuhan. Kemungkinan karena sudah masuk usia tua,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/