alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Diperiksa Sepekan sebelum Tahun Ajaran Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sembari menunggu pengesahan perbup PTM terbatas, Dinas Pendidikan (Dindik) Lumajang juga memeriksa kesiapan pembelajaran. Sebelum ajaran baru, persiapan final akan diperiksa lagi. Sejauh ini, jumlah guru yang sudah vaksin mencapai 92 persen. Jumlah tersebut diharapkan bertambah hingga seratus persen pada akhir Juni ini.

Yusuf Ageng, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dindik Lumajang, mengungkapkan, ada perbedaan jumlah vaksinasi tahap pertama dan kedua. Namun, selisih tersebut tidak banyak. “Vaksinasi tahap pertama sudah 92 persen. Sedangkan yang kedua dan masih berjalan baru 80 persen. Jumlah ini bisa bertambah. Kami terus mendorong agar bisa tuntas semua di akhir Juni,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya menyerahkan kebijakan PTM terbatas ke sekolah. Sebab, bisa jadi sekolah belum siap menjalankannya. “Sepenuhnya kami kembalikan ke masing-masing sekolah. Kami akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika ada sekolah yang masih belum melaksanakan sesuai mekanisme di perbup, kami tidak memperkenankan untuk melakukan PTM terbatas,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sembari menunggu pengesahan perbup PTM terbatas, Dinas Pendidikan (Dindik) Lumajang juga memeriksa kesiapan pembelajaran. Sebelum ajaran baru, persiapan final akan diperiksa lagi. Sejauh ini, jumlah guru yang sudah vaksin mencapai 92 persen. Jumlah tersebut diharapkan bertambah hingga seratus persen pada akhir Juni ini.

Yusuf Ageng, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dindik Lumajang, mengungkapkan, ada perbedaan jumlah vaksinasi tahap pertama dan kedua. Namun, selisih tersebut tidak banyak. “Vaksinasi tahap pertama sudah 92 persen. Sedangkan yang kedua dan masih berjalan baru 80 persen. Jumlah ini bisa bertambah. Kami terus mendorong agar bisa tuntas semua di akhir Juni,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya menyerahkan kebijakan PTM terbatas ke sekolah. Sebab, bisa jadi sekolah belum siap menjalankannya. “Sepenuhnya kami kembalikan ke masing-masing sekolah. Kami akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika ada sekolah yang masih belum melaksanakan sesuai mekanisme di perbup, kami tidak memperkenankan untuk melakukan PTM terbatas,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sembari menunggu pengesahan perbup PTM terbatas, Dinas Pendidikan (Dindik) Lumajang juga memeriksa kesiapan pembelajaran. Sebelum ajaran baru, persiapan final akan diperiksa lagi. Sejauh ini, jumlah guru yang sudah vaksin mencapai 92 persen. Jumlah tersebut diharapkan bertambah hingga seratus persen pada akhir Juni ini.

Yusuf Ageng, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dindik Lumajang, mengungkapkan, ada perbedaan jumlah vaksinasi tahap pertama dan kedua. Namun, selisih tersebut tidak banyak. “Vaksinasi tahap pertama sudah 92 persen. Sedangkan yang kedua dan masih berjalan baru 80 persen. Jumlah ini bisa bertambah. Kami terus mendorong agar bisa tuntas semua di akhir Juni,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya menyerahkan kebijakan PTM terbatas ke sekolah. Sebab, bisa jadi sekolah belum siap menjalankannya. “Sepenuhnya kami kembalikan ke masing-masing sekolah. Kami akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika ada sekolah yang masih belum melaksanakan sesuai mekanisme di perbup, kami tidak memperkenankan untuk melakukan PTM terbatas,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/