alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Beres setelah Harga Deal

Penutupan Tambang Pasir Lumajang Hanya Berlaku Sehari SEHARI setelah penerapan lockdown, asosiasi penambang pasir mengajak paguyuban sopir dan pengusaha stokcpile(penampung pasir) untuk duduk bersama. Hasilnya, mereka menyepakati harga pasir setiap titik.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Rapat tindak lanjut keluhan paguyuban sopir, beberapa waktu lalu, memang menyepakati penerapanlockdownselama sepekan. Tujuannya untuk menaikkan harga pasir di stockpile. Namun, setelah kisruh Jumat lalu, mereka mendesak stockpile untuk menaikkan harga.

Untuk diketahui, harga jual pasir per armada truk di stockpile setelah melakukan pembahasan di gedung PKK menetapkan untuk kawasan di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, sekitar Rp 700 ribu. Berikutnya, di kawasan Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, sekitar Rp 750 ribu. Sedangkan di kawasan Desa/Kecamatan Sumbersuko sekitar Rp 800 ribu.

Ketua DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI)Jawa Timur Moch Sofyantomengatakan, penerapan lockdown hanya bertahan beberapa hari. Kini, seluruh aktivitas produksi di kawasan pertambangan pasir telah dibuka kembali. Baik penambang yang melakukan produksi maupun sopir armada truk yang mengangkut pasir telah diperbolehkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Keluhan seluruh paguyuban sopir terselesaikan. Harga pasir mulai stabil dan sesuai dengan harga pasaran. Sehingga keputusan atau solidaritas menutup pasir sudah dicabut. Siapa pun diperkenankan untuk bekerja seperti sebelumnya. Semoga ini menjadi titik terang tata niaga pasir bisa berjalan dengan baik,” jelasnya,

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Rapat tindak lanjut keluhan paguyuban sopir, beberapa waktu lalu, memang menyepakati penerapanlockdownselama sepekan. Tujuannya untuk menaikkan harga pasir di stockpile. Namun, setelah kisruh Jumat lalu, mereka mendesak stockpile untuk menaikkan harga.

Untuk diketahui, harga jual pasir per armada truk di stockpile setelah melakukan pembahasan di gedung PKK menetapkan untuk kawasan di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, sekitar Rp 700 ribu. Berikutnya, di kawasan Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, sekitar Rp 750 ribu. Sedangkan di kawasan Desa/Kecamatan Sumbersuko sekitar Rp 800 ribu.

Ketua DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI)Jawa Timur Moch Sofyantomengatakan, penerapan lockdown hanya bertahan beberapa hari. Kini, seluruh aktivitas produksi di kawasan pertambangan pasir telah dibuka kembali. Baik penambang yang melakukan produksi maupun sopir armada truk yang mengangkut pasir telah diperbolehkan.

“Keluhan seluruh paguyuban sopir terselesaikan. Harga pasir mulai stabil dan sesuai dengan harga pasaran. Sehingga keputusan atau solidaritas menutup pasir sudah dicabut. Siapa pun diperkenankan untuk bekerja seperti sebelumnya. Semoga ini menjadi titik terang tata niaga pasir bisa berjalan dengan baik,” jelasnya,

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Rapat tindak lanjut keluhan paguyuban sopir, beberapa waktu lalu, memang menyepakati penerapanlockdownselama sepekan. Tujuannya untuk menaikkan harga pasir di stockpile. Namun, setelah kisruh Jumat lalu, mereka mendesak stockpile untuk menaikkan harga.

Untuk diketahui, harga jual pasir per armada truk di stockpile setelah melakukan pembahasan di gedung PKK menetapkan untuk kawasan di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, sekitar Rp 700 ribu. Berikutnya, di kawasan Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, sekitar Rp 750 ribu. Sedangkan di kawasan Desa/Kecamatan Sumbersuko sekitar Rp 800 ribu.

Ketua DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI)Jawa Timur Moch Sofyantomengatakan, penerapan lockdown hanya bertahan beberapa hari. Kini, seluruh aktivitas produksi di kawasan pertambangan pasir telah dibuka kembali. Baik penambang yang melakukan produksi maupun sopir armada truk yang mengangkut pasir telah diperbolehkan.

“Keluhan seluruh paguyuban sopir terselesaikan. Harga pasir mulai stabil dan sesuai dengan harga pasaran. Sehingga keputusan atau solidaritas menutup pasir sudah dicabut. Siapa pun diperkenankan untuk bekerja seperti sebelumnya. Semoga ini menjadi titik terang tata niaga pasir bisa berjalan dengan baik,” jelasnya,

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca