Tak Layak Disebut Ambulans

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Miris, kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi salah satu mobil ambulans desa yang tidak terawat. Sejatinya, mobil ambulans digunakan untuk membantu masyarakat mendapat akses pelayanan kesehatan yang tepat. Namun, berbeda dengan kondisi ambulans di salah satu desa di Kecamatan Gucialit. Kondisinya memprihatinkan. Bodi mobil rusak dan berkarat, jok kursi robek, hingga brankar ambulans yang sudah usang.

Gambar mobil tersebut diunggah oleh M. Ali Ridho. Dalam unggahan fotonya, dia juga menuliskan kekecewaannya tersebut. “Tolong dirawat dengan baik. Karena Anda sebagai kepala desa adalah amanah. Ini ambulans seperti odong-odong,” tulisnya.

Sontak, unggahannya tersebut banyak menarik perhatian akun lain. Roby Febri Anistyanto, misalnya. “Modifikasinya keren,” komentarnya. Sementara itu, Dodik Sulfiantoro menanyakan penyebab kondisi tidak terawat tersebut. “Taker suwek diapakne ya.. Bertanya-tanya?” tulisnya. Bahkan, Andika Hermawan juga ikut menyoal. “Beh kan ada anggaran perawatan?” tanyanya.

Sangat disayangkan jika ambulans tersebut tidak terawat. Sampai-sampai, kondisinya memang tak layak untuk disebut sebagai salah satu bentuk fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut Precil Box Harcres Spiker, hal tersebut sudah menjadi biasa. Sebab, bisa jadi yang diberikan amanah enggan untuk merawatnya. “Wes biasa wegah ngerawat seng dipasrahi lan dititipi soale ambulance. Jajal diweki mobil pribadi seng ngrawat royokan,” tulisnya.