alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Hanya 60 Persen Tepat Sasaran

BPUM Temukan Pengembalian Bantuan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pencairan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bulan Maret sudah dilakukan. Selama tahun 2020, program bantuan tersebut dinilai 60 persen berhasil oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Sedangkan di tahun 2021 dengan sistem yang berbeda, dinas berharap efektivitas sasaran lebih mengena.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi. Menurutnya, hal tersebut disebabkan beberapa faktor. “Bisa jadi karena usaha tersebut bukan usaha mikro. Jadi, tidak mendapat bantuan,” ungkapnya.

Selain itu, pelaku usaha yang tidak mendaftarkan rekening baru juga berpotensi tidak menerima bantuan. “Ada juga pelaku usaha yang enggan membuat rekening baru. Memang syaratnya pelaku usaha harus memiliki rekening. Akan tetapi, saldo dalam rekening juga menjadi pertimbangan tim yang memverifikasi. Jadi, misalnya jumlah saldo dinilai banyak, bisa jadi tidak terverifikasi layak menerima bantuan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski demikian, ada juga pelaku usaha yang tetap menerima bantuan. “Ada juga yang lolos dan menerima bantuan. Hal itu tidak dapat dimungkiri. Oleh sebab itu, kami menilai sekitar 60 persen bantuan sudah layak dan tepat sasaran bagi para pelaku usaha di Lumajang,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pencairan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bulan Maret sudah dilakukan. Selama tahun 2020, program bantuan tersebut dinilai 60 persen berhasil oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Sedangkan di tahun 2021 dengan sistem yang berbeda, dinas berharap efektivitas sasaran lebih mengena.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi. Menurutnya, hal tersebut disebabkan beberapa faktor. “Bisa jadi karena usaha tersebut bukan usaha mikro. Jadi, tidak mendapat bantuan,” ungkapnya.

Selain itu, pelaku usaha yang tidak mendaftarkan rekening baru juga berpotensi tidak menerima bantuan. “Ada juga pelaku usaha yang enggan membuat rekening baru. Memang syaratnya pelaku usaha harus memiliki rekening. Akan tetapi, saldo dalam rekening juga menjadi pertimbangan tim yang memverifikasi. Jadi, misalnya jumlah saldo dinilai banyak, bisa jadi tidak terverifikasi layak menerima bantuan,” katanya.

Meski demikian, ada juga pelaku usaha yang tetap menerima bantuan. “Ada juga yang lolos dan menerima bantuan. Hal itu tidak dapat dimungkiri. Oleh sebab itu, kami menilai sekitar 60 persen bantuan sudah layak dan tepat sasaran bagi para pelaku usaha di Lumajang,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pencairan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bulan Maret sudah dilakukan. Selama tahun 2020, program bantuan tersebut dinilai 60 persen berhasil oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang. Sedangkan di tahun 2021 dengan sistem yang berbeda, dinas berharap efektivitas sasaran lebih mengena.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lumajang M. Imron Rosyadi. Menurutnya, hal tersebut disebabkan beberapa faktor. “Bisa jadi karena usaha tersebut bukan usaha mikro. Jadi, tidak mendapat bantuan,” ungkapnya.

Selain itu, pelaku usaha yang tidak mendaftarkan rekening baru juga berpotensi tidak menerima bantuan. “Ada juga pelaku usaha yang enggan membuat rekening baru. Memang syaratnya pelaku usaha harus memiliki rekening. Akan tetapi, saldo dalam rekening juga menjadi pertimbangan tim yang memverifikasi. Jadi, misalnya jumlah saldo dinilai banyak, bisa jadi tidak terverifikasi layak menerima bantuan,” katanya.

Meski demikian, ada juga pelaku usaha yang tetap menerima bantuan. “Ada juga yang lolos dan menerima bantuan. Hal itu tidak dapat dimungkiri. Oleh sebab itu, kami menilai sekitar 60 persen bantuan sudah layak dan tepat sasaran bagi para pelaku usaha di Lumajang,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/