alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Upah Stagnan Setiap Tahun

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak sampainya upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) rupanya disebabkan beberapa hal. Selain soal keterbatasan anggaran, ternyata setiap pegawai yang masa kerjanya melebihi satu tahun sudah mendapatkan perlindungan. Baik itu BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan setiap orang.

Kepala BKD Lumajang H Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, jika diakumulasi setiap upah tenaga kontrak yang bekerja dengan pembayaran iuran yang ditanggung Pemkab Lumajang, jumlahnya hampir menyamai UMK Lumajang yang sebesar Rp 2 juta. Upah sebesar Rp 1,75 juta ditambah dengan sejumlah pembiayaan untuk perlindungan yang didapat. “Komitmen itu alhamdulillah terwujud, meskipun yang diterima tidak penuh Rp 2 juta. Tetapi kalau ditotal ya hampir sama,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak sampainya upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) rupanya disebabkan beberapa hal. Selain soal keterbatasan anggaran, ternyata setiap pegawai yang masa kerjanya melebihi satu tahun sudah mendapatkan perlindungan. Baik itu BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan setiap orang.

Kepala BKD Lumajang H Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, jika diakumulasi setiap upah tenaga kontrak yang bekerja dengan pembayaran iuran yang ditanggung Pemkab Lumajang, jumlahnya hampir menyamai UMK Lumajang yang sebesar Rp 2 juta. Upah sebesar Rp 1,75 juta ditambah dengan sejumlah pembiayaan untuk perlindungan yang didapat. “Komitmen itu alhamdulillah terwujud, meskipun yang diterima tidak penuh Rp 2 juta. Tetapi kalau ditotal ya hampir sama,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tak sampainya upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) rupanya disebabkan beberapa hal. Selain soal keterbatasan anggaran, ternyata setiap pegawai yang masa kerjanya melebihi satu tahun sudah mendapatkan perlindungan. Baik itu BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan setiap orang.

Kepala BKD Lumajang H Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, jika diakumulasi setiap upah tenaga kontrak yang bekerja dengan pembayaran iuran yang ditanggung Pemkab Lumajang, jumlahnya hampir menyamai UMK Lumajang yang sebesar Rp 2 juta. Upah sebesar Rp 1,75 juta ditambah dengan sejumlah pembiayaan untuk perlindungan yang didapat. “Komitmen itu alhamdulillah terwujud, meskipun yang diterima tidak penuh Rp 2 juta. Tetapi kalau ditotal ya hampir sama,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/