alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Salurkan Donasi dari Hasil Investasi Wakaf

BWI Gandeng Bank Jatim Syariah Ringankan Beban Warga Terdampak Erupsi Semeru

Mobile_AP_Rectangle 1

Bantuan senilai ratusan juta tersebut rencananya bakal disalurkan untuk dua segmen. Pertama diberikan untuk renovasi salah satu masjid di lokasi terdampak senilai Rp 55 juta. Sedangkan sisanya sebesar Rp 100 juta untuk disalurkan kepada warga yang terdampak langsung bencana tersebut.

Hafiz Gaffar menjelaskan, lembaga Kenazhiran BWI dibentuk pada tahun 2018 sebagai wujud implementasi salah satu tugas BWI, yaitu melakukan pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional. Pada tahun 2020, BWI bersama Bank Jatim Syariah meluncurkan Gerakan Wakaf Uang Peduli Indonesia.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada kesempatan itu juga, Pemimpin Subdivisi Dana dan Jasa Unit Usaha Syariah Bank Jatim Triana Indah Novita juga menyalurkan wakaf abadi pegawai kepada Ketua Lembaga Kenazhiran BWI Hafiz Gaffar. Sementara itu, Bunda Indah, sapaan Wakil Bupati Lumajang, menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian BWI kepada warga terdampak erupsi. Menurutnya, inovasi BWI ini sekaligus menjawab tantangan zaman. Saat ini masyarakat dipermudah untuk menunaikan wakaf uang dengan berapa pun nominalnya.

“Terima kasih, ini membuktikan, melalui hasil pengembangan uang wakaf yang dihimpun BWI, ternyata dapat memberikan manfaat-manfaat sosial. Jadi, bayangan kita mengenai wakaf harus uang besar itu terbantahkan. Rp 10 ribu itu bisa diwakafkan. Sekali lagi, kami atas nama Pemkab Lumajang mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini,” pungkasnya. (kl/c2/son)

- Advertisement -

Bantuan senilai ratusan juta tersebut rencananya bakal disalurkan untuk dua segmen. Pertama diberikan untuk renovasi salah satu masjid di lokasi terdampak senilai Rp 55 juta. Sedangkan sisanya sebesar Rp 100 juta untuk disalurkan kepada warga yang terdampak langsung bencana tersebut.

Hafiz Gaffar menjelaskan, lembaga Kenazhiran BWI dibentuk pada tahun 2018 sebagai wujud implementasi salah satu tugas BWI, yaitu melakukan pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional. Pada tahun 2020, BWI bersama Bank Jatim Syariah meluncurkan Gerakan Wakaf Uang Peduli Indonesia.

 

Pada kesempatan itu juga, Pemimpin Subdivisi Dana dan Jasa Unit Usaha Syariah Bank Jatim Triana Indah Novita juga menyalurkan wakaf abadi pegawai kepada Ketua Lembaga Kenazhiran BWI Hafiz Gaffar. Sementara itu, Bunda Indah, sapaan Wakil Bupati Lumajang, menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian BWI kepada warga terdampak erupsi. Menurutnya, inovasi BWI ini sekaligus menjawab tantangan zaman. Saat ini masyarakat dipermudah untuk menunaikan wakaf uang dengan berapa pun nominalnya.

“Terima kasih, ini membuktikan, melalui hasil pengembangan uang wakaf yang dihimpun BWI, ternyata dapat memberikan manfaat-manfaat sosial. Jadi, bayangan kita mengenai wakaf harus uang besar itu terbantahkan. Rp 10 ribu itu bisa diwakafkan. Sekali lagi, kami atas nama Pemkab Lumajang mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini,” pungkasnya. (kl/c2/son)

Bantuan senilai ratusan juta tersebut rencananya bakal disalurkan untuk dua segmen. Pertama diberikan untuk renovasi salah satu masjid di lokasi terdampak senilai Rp 55 juta. Sedangkan sisanya sebesar Rp 100 juta untuk disalurkan kepada warga yang terdampak langsung bencana tersebut.

Hafiz Gaffar menjelaskan, lembaga Kenazhiran BWI dibentuk pada tahun 2018 sebagai wujud implementasi salah satu tugas BWI, yaitu melakukan pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional. Pada tahun 2020, BWI bersama Bank Jatim Syariah meluncurkan Gerakan Wakaf Uang Peduli Indonesia.

 

Pada kesempatan itu juga, Pemimpin Subdivisi Dana dan Jasa Unit Usaha Syariah Bank Jatim Triana Indah Novita juga menyalurkan wakaf abadi pegawai kepada Ketua Lembaga Kenazhiran BWI Hafiz Gaffar. Sementara itu, Bunda Indah, sapaan Wakil Bupati Lumajang, menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian BWI kepada warga terdampak erupsi. Menurutnya, inovasi BWI ini sekaligus menjawab tantangan zaman. Saat ini masyarakat dipermudah untuk menunaikan wakaf uang dengan berapa pun nominalnya.

“Terima kasih, ini membuktikan, melalui hasil pengembangan uang wakaf yang dihimpun BWI, ternyata dapat memberikan manfaat-manfaat sosial. Jadi, bayangan kita mengenai wakaf harus uang besar itu terbantahkan. Rp 10 ribu itu bisa diwakafkan. Sekali lagi, kami atas nama Pemkab Lumajang mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini,” pungkasnya. (kl/c2/son)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/