alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Waspada Uang Mainan, Begini Cirinya

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, media sosial sempat ramai oleh unggahan salah satu akun Facebook. Mbah Jum, salah satu penjual telur di Pasar Seruji, Ditotrunan, menjadi korban penipuan saat melayani pembeli. Di usianya yang sudah tua, ia tidak mampu lagi membedakan uang asli dan uang mainan. Total kerugian yang dialaminya sebesar Rp 220 ribu.

Selanjutnya, sejumlah akun melakukan penggalangan dana untuk Mbah Jum. Seperti yang dilakukan Taufiq Marzuki. Dia langsung mendatangi kediaman Mbah Jum di Curahrejo. Tidak hanya itu, dia juga membagikan bantuan yang terkumpul melalui dirinya. “Ada di rumah Mbah Jum yang ketipu uang mainan dengan memborong telur mbah semuanya dengan uang mainan,” tulisnya sembari membagikan video siaran langsung dengan Mbah Jum.

Unggahan itu langsung direspons puluhan akun. Sebagian besar mendoakan agar Mbah Jum diberikan kesabaran dan mendapatkan ganti yang berlipat ganda. “Ya Allah, pancen wong tuwek.. Ndak roh lek duwek mainan sakno,” tulis Mamax Arizky. Eka Luciana juga berkomentar serupa. “Semoga diberikan rezeki ganti yang berlipat bagi si mbah,” komentarnya. “Teruntuk yang menipu, ingatlah hari apes tidak ada di kalender,” tambah akun Azka Yanuar Edu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, akun ZhyZee D’Jackz meminta agar uang mainan tidak lagi diberikan izin beredar. Sebab, hal tersebut bisa digunakan untuk kejahatan. “Uang mainan yang beredar di toko-toko kalau bisa ditarik saja biar tidak ada lagi penipuan terhadap orang tua,” pintanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, media sosial sempat ramai oleh unggahan salah satu akun Facebook. Mbah Jum, salah satu penjual telur di Pasar Seruji, Ditotrunan, menjadi korban penipuan saat melayani pembeli. Di usianya yang sudah tua, ia tidak mampu lagi membedakan uang asli dan uang mainan. Total kerugian yang dialaminya sebesar Rp 220 ribu.

Selanjutnya, sejumlah akun melakukan penggalangan dana untuk Mbah Jum. Seperti yang dilakukan Taufiq Marzuki. Dia langsung mendatangi kediaman Mbah Jum di Curahrejo. Tidak hanya itu, dia juga membagikan bantuan yang terkumpul melalui dirinya. “Ada di rumah Mbah Jum yang ketipu uang mainan dengan memborong telur mbah semuanya dengan uang mainan,” tulisnya sembari membagikan video siaran langsung dengan Mbah Jum.

Unggahan itu langsung direspons puluhan akun. Sebagian besar mendoakan agar Mbah Jum diberikan kesabaran dan mendapatkan ganti yang berlipat ganda. “Ya Allah, pancen wong tuwek.. Ndak roh lek duwek mainan sakno,” tulis Mamax Arizky. Eka Luciana juga berkomentar serupa. “Semoga diberikan rezeki ganti yang berlipat bagi si mbah,” komentarnya. “Teruntuk yang menipu, ingatlah hari apes tidak ada di kalender,” tambah akun Azka Yanuar Edu.

Sementara itu, akun ZhyZee D’Jackz meminta agar uang mainan tidak lagi diberikan izin beredar. Sebab, hal tersebut bisa digunakan untuk kejahatan. “Uang mainan yang beredar di toko-toko kalau bisa ditarik saja biar tidak ada lagi penipuan terhadap orang tua,” pintanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, media sosial sempat ramai oleh unggahan salah satu akun Facebook. Mbah Jum, salah satu penjual telur di Pasar Seruji, Ditotrunan, menjadi korban penipuan saat melayani pembeli. Di usianya yang sudah tua, ia tidak mampu lagi membedakan uang asli dan uang mainan. Total kerugian yang dialaminya sebesar Rp 220 ribu.

Selanjutnya, sejumlah akun melakukan penggalangan dana untuk Mbah Jum. Seperti yang dilakukan Taufiq Marzuki. Dia langsung mendatangi kediaman Mbah Jum di Curahrejo. Tidak hanya itu, dia juga membagikan bantuan yang terkumpul melalui dirinya. “Ada di rumah Mbah Jum yang ketipu uang mainan dengan memborong telur mbah semuanya dengan uang mainan,” tulisnya sembari membagikan video siaran langsung dengan Mbah Jum.

Unggahan itu langsung direspons puluhan akun. Sebagian besar mendoakan agar Mbah Jum diberikan kesabaran dan mendapatkan ganti yang berlipat ganda. “Ya Allah, pancen wong tuwek.. Ndak roh lek duwek mainan sakno,” tulis Mamax Arizky. Eka Luciana juga berkomentar serupa. “Semoga diberikan rezeki ganti yang berlipat bagi si mbah,” komentarnya. “Teruntuk yang menipu, ingatlah hari apes tidak ada di kalender,” tambah akun Azka Yanuar Edu.

Sementara itu, akun ZhyZee D’Jackz meminta agar uang mainan tidak lagi diberikan izin beredar. Sebab, hal tersebut bisa digunakan untuk kejahatan. “Uang mainan yang beredar di toko-toko kalau bisa ditarik saja biar tidak ada lagi penipuan terhadap orang tua,” pintanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/