alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Keteledoran Penjaga Parkir Sering Sebabkan Pencurian Sepeda Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu fasilitas kesehatan, selain bisa memberikan pelayanan, puskesmas seharusnya juga bisa menjaga keamanan di lingkungannya. Maka tidak heran, kadang puskesmas itu menggandeng warga atau pihak ketiga untuk menjadi petugas keamanan. Namun, tetap saja aksi pencurian sepeda motor tak terhindarkan.

Hal itu terjadi di Puskesmas Tempeh, beberapa hari lalu. Akun Ladu Sing mengunggah kejadian itu di salah satu grup Facebook yang ada di Lumajang. Menurutnya, aksi pencurian sepeda motor di rumah sakit dianggap karena keteledoran penjaga parkir.

“Ini kejadian di Puskesmas Tempeh, Senin kemarin. Gara-gara ditinggal tukang parkirnya, motor pegawai puskesmas raib dicuri. Kalau markir motor waspada, Lur. Apalagi kalo sama tukang parkirnya motornya gak boleh dikunci ganda. Kalo udah gini tinggal pengelola parkirnya mau tanggung jawab apa tidak,” tulisnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagian besar akun lainnya menilai, kebanyakan tukang parkir hanya mengambil untung tanpa mau bertanggung jawab. Padahal dia memungut tarif setiap kendaraan yang masuk atau parkir di wilayahnya. “Biasae ndek kartu parkire onok tulisan. Barang yang hilang ditanggung pemilik,” keluh Hamdika Rahmatullah.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu fasilitas kesehatan, selain bisa memberikan pelayanan, puskesmas seharusnya juga bisa menjaga keamanan di lingkungannya. Maka tidak heran, kadang puskesmas itu menggandeng warga atau pihak ketiga untuk menjadi petugas keamanan. Namun, tetap saja aksi pencurian sepeda motor tak terhindarkan.

Hal itu terjadi di Puskesmas Tempeh, beberapa hari lalu. Akun Ladu Sing mengunggah kejadian itu di salah satu grup Facebook yang ada di Lumajang. Menurutnya, aksi pencurian sepeda motor di rumah sakit dianggap karena keteledoran penjaga parkir.

“Ini kejadian di Puskesmas Tempeh, Senin kemarin. Gara-gara ditinggal tukang parkirnya, motor pegawai puskesmas raib dicuri. Kalau markir motor waspada, Lur. Apalagi kalo sama tukang parkirnya motornya gak boleh dikunci ganda. Kalo udah gini tinggal pengelola parkirnya mau tanggung jawab apa tidak,” tulisnya.

Sebagian besar akun lainnya menilai, kebanyakan tukang parkir hanya mengambil untung tanpa mau bertanggung jawab. Padahal dia memungut tarif setiap kendaraan yang masuk atau parkir di wilayahnya. “Biasae ndek kartu parkire onok tulisan. Barang yang hilang ditanggung pemilik,” keluh Hamdika Rahmatullah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagai salah satu fasilitas kesehatan, selain bisa memberikan pelayanan, puskesmas seharusnya juga bisa menjaga keamanan di lingkungannya. Maka tidak heran, kadang puskesmas itu menggandeng warga atau pihak ketiga untuk menjadi petugas keamanan. Namun, tetap saja aksi pencurian sepeda motor tak terhindarkan.

Hal itu terjadi di Puskesmas Tempeh, beberapa hari lalu. Akun Ladu Sing mengunggah kejadian itu di salah satu grup Facebook yang ada di Lumajang. Menurutnya, aksi pencurian sepeda motor di rumah sakit dianggap karena keteledoran penjaga parkir.

“Ini kejadian di Puskesmas Tempeh, Senin kemarin. Gara-gara ditinggal tukang parkirnya, motor pegawai puskesmas raib dicuri. Kalau markir motor waspada, Lur. Apalagi kalo sama tukang parkirnya motornya gak boleh dikunci ganda. Kalo udah gini tinggal pengelola parkirnya mau tanggung jawab apa tidak,” tulisnya.

Sebagian besar akun lainnya menilai, kebanyakan tukang parkir hanya mengambil untung tanpa mau bertanggung jawab. Padahal dia memungut tarif setiap kendaraan yang masuk atau parkir di wilayahnya. “Biasae ndek kartu parkire onok tulisan. Barang yang hilang ditanggung pemilik,” keluh Hamdika Rahmatullah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/