alexametrics
23.1 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Masih Lakukan Pemeriksaan Petugas

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGOYUDAN, RADARJEMBER.ID – Aksi dugaan pemukulan salah satu remaja yang juga sebagai kader Ansor Kecamatan Sukodono ini direspons cepat Pemkab Lumajang. Bahkan, Satpol PP Lumajang mulai melakukan pemeriksaan pada beberapa anggota yang informasinya terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Lumajang Didik Budi Santoso menepis kabar belasan oknum anggotanya yang terlibat. Padahal, saat melakukan patroli rutin itu jumlahnya hanya sekitar tujuh petugas. Bahkan, secara detail, pihaknya masih belum mengetahui pasti jumlah oknum yang melakukan.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan. Setelah kejadian itu berlangsung, pihaknya melakukan pemeriksaan pada sejumlah petugas yang bertugas saat itu. Bahkan, juga sempat mengundang dua remaja yang bersangkutan untuk hadir kembali.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Untuk anggota kami yang melakukan tindakan itu akan mendapat penindakan dari pimpinan mengenai apa yang seharusnya dilakukan pada masyarakat. Yang jelas, kami tidak membenarkan tindakan petugas yang seperti itu pada masyarakat. Karena masyarakat adalah mitra,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pihaknya bakal mengundang kedua remaja serta memanggil beberapa petugas yang berjaga saat itu. Sebab, sampai saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai kronologi serta penyebab dugaan pemukulan yang dilakukan petugas di lapangan.

- Advertisement -

JOGOYUDAN, RADARJEMBER.ID – Aksi dugaan pemukulan salah satu remaja yang juga sebagai kader Ansor Kecamatan Sukodono ini direspons cepat Pemkab Lumajang. Bahkan, Satpol PP Lumajang mulai melakukan pemeriksaan pada beberapa anggota yang informasinya terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Lumajang Didik Budi Santoso menepis kabar belasan oknum anggotanya yang terlibat. Padahal, saat melakukan patroli rutin itu jumlahnya hanya sekitar tujuh petugas. Bahkan, secara detail, pihaknya masih belum mengetahui pasti jumlah oknum yang melakukan.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan. Setelah kejadian itu berlangsung, pihaknya melakukan pemeriksaan pada sejumlah petugas yang bertugas saat itu. Bahkan, juga sempat mengundang dua remaja yang bersangkutan untuk hadir kembali.

“Untuk anggota kami yang melakukan tindakan itu akan mendapat penindakan dari pimpinan mengenai apa yang seharusnya dilakukan pada masyarakat. Yang jelas, kami tidak membenarkan tindakan petugas yang seperti itu pada masyarakat. Karena masyarakat adalah mitra,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pihaknya bakal mengundang kedua remaja serta memanggil beberapa petugas yang berjaga saat itu. Sebab, sampai saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai kronologi serta penyebab dugaan pemukulan yang dilakukan petugas di lapangan.

JOGOYUDAN, RADARJEMBER.ID – Aksi dugaan pemukulan salah satu remaja yang juga sebagai kader Ansor Kecamatan Sukodono ini direspons cepat Pemkab Lumajang. Bahkan, Satpol PP Lumajang mulai melakukan pemeriksaan pada beberapa anggota yang informasinya terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Lumajang Didik Budi Santoso menepis kabar belasan oknum anggotanya yang terlibat. Padahal, saat melakukan patroli rutin itu jumlahnya hanya sekitar tujuh petugas. Bahkan, secara detail, pihaknya masih belum mengetahui pasti jumlah oknum yang melakukan.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan. Setelah kejadian itu berlangsung, pihaknya melakukan pemeriksaan pada sejumlah petugas yang bertugas saat itu. Bahkan, juga sempat mengundang dua remaja yang bersangkutan untuk hadir kembali.

“Untuk anggota kami yang melakukan tindakan itu akan mendapat penindakan dari pimpinan mengenai apa yang seharusnya dilakukan pada masyarakat. Yang jelas, kami tidak membenarkan tindakan petugas yang seperti itu pada masyarakat. Karena masyarakat adalah mitra,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pihaknya bakal mengundang kedua remaja serta memanggil beberapa petugas yang berjaga saat itu. Sebab, sampai saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai kronologi serta penyebab dugaan pemukulan yang dilakukan petugas di lapangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/