alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Saiful Rijal Diarak Keliling, Berjanji Akan Membina Bibit Atlet Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Kualitas atlet Lumajang memang tidak diragukan lagi di level nasional hingga internasional. Setelah Zaenal Fanani dan Ihza Muhammad yang menjuarai kategori MTB Cross Country SEA Games, giliran Saiful Rijal yang juga meraih medali. Lelaki asal Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, itu meraih tiga medali di cabor sepak takraw. Torehan itu membuat Bupati Lumajang Thoriqul Haq memintanya menyiapkan generasi penerus sepak takraw di Lumajang.

BACA JUGA : Bawa Emas di SEA Games Vietnam, Timnas Diapresiasi PUBG Mobile Indonesia

Kemarin, peraih medali emas, perak, dan perunggu itu tiba di Lumajang. Iful diarak Forkopimda Lumajang bersama komunitas motor perang dan vespa dari Kawasan Wonorejo Terpadu, Kedungjajang, menuju Pendapa Arya Wiraraja Lumajang. Selama perjalanan itu, Iful tidak berhenti tersenyum, melambaikan tangan, dan menyapa warga Lumajang yang berada di samping jalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Terima kasih doa dan dukungan warga Lumajang selama ini. Terima kasih juga sudah disambut saat tiba di Lumajang. Rasanya ucapan terima kasih tidak cukup untuk menggambarkan ini semua,” ungkapnya.

Lelaki yang belajar sepak takraw sejak duduk di bangku kelas dua SD itu mengaku senang bisa mengharumkan nama Lumajang di kancah internasional. Memang, kejuaraan internasional itu bukan kali pertama diikuti. Namun, dibandingkan kejuaraan sebelumnya, dia mengaku lebih tertantang. Sehingga pengalaman-pengalamannya itu siap disalurkan ke generasi penerusnya.

- Advertisement -

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Kualitas atlet Lumajang memang tidak diragukan lagi di level nasional hingga internasional. Setelah Zaenal Fanani dan Ihza Muhammad yang menjuarai kategori MTB Cross Country SEA Games, giliran Saiful Rijal yang juga meraih medali. Lelaki asal Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, itu meraih tiga medali di cabor sepak takraw. Torehan itu membuat Bupati Lumajang Thoriqul Haq memintanya menyiapkan generasi penerus sepak takraw di Lumajang.

BACA JUGA : Bawa Emas di SEA Games Vietnam, Timnas Diapresiasi PUBG Mobile Indonesia

Kemarin, peraih medali emas, perak, dan perunggu itu tiba di Lumajang. Iful diarak Forkopimda Lumajang bersama komunitas motor perang dan vespa dari Kawasan Wonorejo Terpadu, Kedungjajang, menuju Pendapa Arya Wiraraja Lumajang. Selama perjalanan itu, Iful tidak berhenti tersenyum, melambaikan tangan, dan menyapa warga Lumajang yang berada di samping jalan.

“Terima kasih doa dan dukungan warga Lumajang selama ini. Terima kasih juga sudah disambut saat tiba di Lumajang. Rasanya ucapan terima kasih tidak cukup untuk menggambarkan ini semua,” ungkapnya.

Lelaki yang belajar sepak takraw sejak duduk di bangku kelas dua SD itu mengaku senang bisa mengharumkan nama Lumajang di kancah internasional. Memang, kejuaraan internasional itu bukan kali pertama diikuti. Namun, dibandingkan kejuaraan sebelumnya, dia mengaku lebih tertantang. Sehingga pengalaman-pengalamannya itu siap disalurkan ke generasi penerusnya.

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Kualitas atlet Lumajang memang tidak diragukan lagi di level nasional hingga internasional. Setelah Zaenal Fanani dan Ihza Muhammad yang menjuarai kategori MTB Cross Country SEA Games, giliran Saiful Rijal yang juga meraih medali. Lelaki asal Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, itu meraih tiga medali di cabor sepak takraw. Torehan itu membuat Bupati Lumajang Thoriqul Haq memintanya menyiapkan generasi penerus sepak takraw di Lumajang.

BACA JUGA : Bawa Emas di SEA Games Vietnam, Timnas Diapresiasi PUBG Mobile Indonesia

Kemarin, peraih medali emas, perak, dan perunggu itu tiba di Lumajang. Iful diarak Forkopimda Lumajang bersama komunitas motor perang dan vespa dari Kawasan Wonorejo Terpadu, Kedungjajang, menuju Pendapa Arya Wiraraja Lumajang. Selama perjalanan itu, Iful tidak berhenti tersenyum, melambaikan tangan, dan menyapa warga Lumajang yang berada di samping jalan.

“Terima kasih doa dan dukungan warga Lumajang selama ini. Terima kasih juga sudah disambut saat tiba di Lumajang. Rasanya ucapan terima kasih tidak cukup untuk menggambarkan ini semua,” ungkapnya.

Lelaki yang belajar sepak takraw sejak duduk di bangku kelas dua SD itu mengaku senang bisa mengharumkan nama Lumajang di kancah internasional. Memang, kejuaraan internasional itu bukan kali pertama diikuti. Namun, dibandingkan kejuaraan sebelumnya, dia mengaku lebih tertantang. Sehingga pengalaman-pengalamannya itu siap disalurkan ke generasi penerusnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/