alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Emoh Hadiri Undangan Dinas Pendidikan

Gerbang Sekolah Sempat Ditutup oleh Keluarga Maiyeh

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus sengketa lahan SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir, masih berbuntut panjang. Bahkan, kemarin Dinas Pendidikan Lumajang sempat mengundang Maiyeh untuk berkoordinasi supaya hak pendidikan diutamakan. Sayangnya, undangan tersebut tidak dipenuhi. Bahkan, ketidakhadirannya tidak beralasan.

Selasa kemarin, Maiyeh beserta pengacaranya diundang untuk hadir di kantor kejaksaan. Memang, selain berencana melakukan koordinasi penyelesaian sengketa sekolah, juga ingin meminta penjelasan mengenai keinginannya untuk tetap mengubah halaman sekolah menjadi lahan perkebunan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Lumajang Totok Sudjarwo mengatakan, pemanggilan tersebut tujuannya untuk melakukan sejumlah koordinasi. Entah apa saja materi koordinasi tersebut, dirinya tidak mengetahui persis. Namun, yang jelas intinya untuk menyelesaikan sengketa yang sedang terjadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau kami sudah ada kuasa hukum pemkab. Jadi, kami hanya memfasilitasi saja. Untuk materi rencana undangannya itu wilayah bagian hukum. Keinginannya memang menemukan jalan terbaik. Lahan itu tetap menjadi sekolah seperti fungsinya untuk kepentingan pendidikan,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus sengketa lahan SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir, masih berbuntut panjang. Bahkan, kemarin Dinas Pendidikan Lumajang sempat mengundang Maiyeh untuk berkoordinasi supaya hak pendidikan diutamakan. Sayangnya, undangan tersebut tidak dipenuhi. Bahkan, ketidakhadirannya tidak beralasan.

Selasa kemarin, Maiyeh beserta pengacaranya diundang untuk hadir di kantor kejaksaan. Memang, selain berencana melakukan koordinasi penyelesaian sengketa sekolah, juga ingin meminta penjelasan mengenai keinginannya untuk tetap mengubah halaman sekolah menjadi lahan perkebunan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Lumajang Totok Sudjarwo mengatakan, pemanggilan tersebut tujuannya untuk melakukan sejumlah koordinasi. Entah apa saja materi koordinasi tersebut, dirinya tidak mengetahui persis. Namun, yang jelas intinya untuk menyelesaikan sengketa yang sedang terjadi.

“Kalau kami sudah ada kuasa hukum pemkab. Jadi, kami hanya memfasilitasi saja. Untuk materi rencana undangannya itu wilayah bagian hukum. Keinginannya memang menemukan jalan terbaik. Lahan itu tetap menjadi sekolah seperti fungsinya untuk kepentingan pendidikan,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus sengketa lahan SDN Jatimulyo 01, Kecamatan Kunir, masih berbuntut panjang. Bahkan, kemarin Dinas Pendidikan Lumajang sempat mengundang Maiyeh untuk berkoordinasi supaya hak pendidikan diutamakan. Sayangnya, undangan tersebut tidak dipenuhi. Bahkan, ketidakhadirannya tidak beralasan.

Selasa kemarin, Maiyeh beserta pengacaranya diundang untuk hadir di kantor kejaksaan. Memang, selain berencana melakukan koordinasi penyelesaian sengketa sekolah, juga ingin meminta penjelasan mengenai keinginannya untuk tetap mengubah halaman sekolah menjadi lahan perkebunan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Lumajang Totok Sudjarwo mengatakan, pemanggilan tersebut tujuannya untuk melakukan sejumlah koordinasi. Entah apa saja materi koordinasi tersebut, dirinya tidak mengetahui persis. Namun, yang jelas intinya untuk menyelesaikan sengketa yang sedang terjadi.

“Kalau kami sudah ada kuasa hukum pemkab. Jadi, kami hanya memfasilitasi saja. Untuk materi rencana undangannya itu wilayah bagian hukum. Keinginannya memang menemukan jalan terbaik. Lahan itu tetap menjadi sekolah seperti fungsinya untuk kepentingan pendidikan,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/